fbpx
32 C
Mataram
Beranda Nasional Badan Pengkajian MPR Serap Aspirasi Masyarakat

Badan Pengkajian MPR Serap Aspirasi Masyarakat

HarianNusa.com, Denpasar – Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) melaksakan kegiatan serap aspirasi masyarakat di Denpasar, Bali, Jumat kemarin (6/12/2019). Acara ini dimaksudkan untuk meminta masukan masyarakat atas salah satu rekomendasi badan pengkajian tentang Pokok Pokok Haluan Negara.

Anggota Badan Pengkajian MPR, Johan Rosihan, ST mengatakan, proseding dari kegiatan ini nantinya akan dijadikan sebagai bahan yang akan kami sampaikan dalam Rapat Pleno Badan Pengkajian MPR berikutnya. Johan yang juga anggota Fraksi PKS ini menegaskan, memilih Bali sebagai lokasi serap Aspirasi karena Bali merupakan minatur keberagaman yang terkelola secara baik untuk tercapainya kehidupan nasional yang Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam acara yang dihadiri 200-an orang dari seluruh Bali itu, Johan menegaskan kembali sikap PKS yang sudah disampaikan oleh presiden PKS terkait wacana amandemen UUD Negara Indonesia tahun 1945, dengan penegasan bahwa Amandemen UUD itu harus dikembalikan kepada rakyat, agar tidak menjadi isu elit saja atau hanya menjadi wacana politik dari sebagian kecil kelompok saja.

Pada kegiatan serap aspirasi ini, Johan didampingi akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Udayana DR. Made Gde Karma Resen. SH. MKn, yang menyampaikan materi berjudul REFLEKSI RASIONALITAS MENCAPAI KESEJAHTERAAN UMUM (Meramu Agenda Masa Depan).

Dr. Karma memulai dengan menegaskan bahwa dalam Pembukaan UUD1945 Alinea ke 4 menyatakan, prinsip kesejahteraan terdapat 2 kata kunci yaitu, memajukan kesejahteraan umum dan keadilan sosial.

Menurut Karma, pilihan rasional tujuan bernegara kita sangat jelas. Para founding fathers Negara Indonesia telah menyepakati bahwa salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia adalah agar keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan sosial bisa terwujud. Karena itu cita-cita akan kesejahteraan inilah kemudian tersirat dan tersurat ke dalam Pembukaan UUD NRI 1945.

Masih menurut Dr. Karma, tujuan bernegara “dapat” dikonsepkan sebagai persesuaian kehendak (kristalisasi-kristalisasi kehendak) bersama dari pilihan rasional setiap warga negara yang terformulasi dalam staat fundamental norm dan aturan hukum, serta dipertahankan, diperjuangkan oleh kekuasaan negara.

Pakar Hukum Universitas Udayana ini kemudian menutup presentasinya dengan memberikan 3 catatan sebagai tantangan kedepan. Pertama, kontestasi, konstelasi politik (perubahan yang revolusioner), perubahan visi-misi, perbedaan motif, pengaruh, dan pilihan kepentingan akan menimbulkan diferensiasi-diferensiasi baru. Kedua, negara seluas Indonesia memerlukan perencanaan negara sebagai pemandu arah pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan. Dan yang ketiga, dibutuhkan suatu perencanaan matang, terarah, terstruktur, berfokus pada hasil dan tujuan yaitu kesejahteraan umum.

Stay Connected

22,456FansSuka
6,320PengikutMengikuti
8,458PengikutMengikuti
1,453PelangganBerlangganan

Must Read

Alhamdulillah, Dua Pasien Positif Corona RSUD NTB Sembuh dan Dipulangkan

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyatakan dua pasien Positif Corona (Covid-19) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan...
- Advertisement -

Pasien PDP asal Lombok Barat yang meninggal Dinyatakan Negatif Corona

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah NTB selaku Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si menyampaikan seorang...

75 arang Diamankan dalam Operasi Pekat Polres Lombok Timur

HarianNusa.com, Lombok Timur - Polres Lombok Timur berhasil mengamankan 75 orang tersangka berikut puluhan barang bukti kendaraan, barang elektronik, miras serta uang tunai dalam...

Seratus Paket Sembako Dibagikan Korem 162/WB Bersama Inti NTB

HarianNusa.com, Mataram – Korem 162/WB bersama Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) NTB menyalurkan dan menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga kurang mampu di...

Berita Populer Pekan ini

Angin Puting Beliung Terekam Kamera dari Area Bandara Internasional Lombok

HarianNusa.com, Lombok Tengah - Sebuah video angin puting beliung beredar dengan cepat melalui jejaring media sosial WhatsApp Minggu (5/4) Siang. Video ponsel...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

PHBS Strategi Tangkal Penyebaran Virus Versi Satgas Pandemi Covid-19 Unram

HarianNusa.com, Mataram - Satuan Tugas (Satgas) Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Universitas Mataram (Unram), yang dibentuk sebagai salah satu strategi kesiapan Unram dalam...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Pemprov NTB Fokus Pada Pencegahan Covid 19 & Penanganan Dampak Social Ekonomi

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., memastikan kebijakan dan langkah yang akan diambil Pemprov NTB saat ini...