fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Mei 21, 2020
Update Covid-19 Indonesia
19,189
Total Kasus
Updated on 20/05/2020 4:27 pm
Beranda Lombok Utara Tingkatkan Layanan Bagi Wisatawan, BI Dukung Pembayaran Tiket Non Tunai di Bangsal

Tingkatkan Layanan Bagi Wisatawan, BI Dukung Pembayaran Tiket Non Tunai di Bangsal

HarianNusa.Com, Lombok Utara – Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB bersama sejumlah wartawan ekonomi NTB, Minggu, (22/12) melakukan peninjauan pembayaran tiket secara non tunai menggunakan QRIS. Quick Respond Indonesian Standard (QRIS) untuk meningkatkan layanan dan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan yang akan menyeberang ke 3 Gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno).

Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata KLU Vidi Eka Kusuma, CEO QRen Telkom Fajar, Pewakilan Bank NTB Syariah, dan Sekretaris Koperasi Karya Bahari Muluddin

Dalam kegiatan ini, rombongan melakukan uji coba transaksi pembelian tiket menggunakan QRIS melalui beberapa aplikasi pembayaran berbasis smartphone yang berbeda.

Sejak diluncurkannya QRIS pada tanggal 17 Agustus 2019, Bank Indonesia terus mendorong penggunaan transaksi pembayaran berbasis QR Code oleh masyarakat, khususnya transaksi retail. Dengan teknologi QRIS, 1 (satu) QR Code dapat dipindai oleh berbagai layanan pembayaran.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani
dalam kesempatan itu mengatakan, Transaksi non tunai melalui QRIS untuk pembelian tiket penyebarangan ke 3 Gili bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi konsumen sehingga mewujudkan transportasi publik yang lebih nyaman bagi wisatawan.

“Saat ini transaksi non tunai sudah menjadi kebutuhan, terlebih wisatawan yang datang relatif sudah terbiasa bertransaksi secara non tunai,” ungkapnya.

Implementasi layanan pembayaran tiket non tunai lanjutnya merupakan upaya untuk mendukung sektor pariwisata di NTB sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Vidi Eka Kusuma menyatakan, transaksi non tunai di Bangsal meningkatkan sistem pelayanan bagi wisatawan dan pencatatan yang lebih rapi.

“Sehingga memaksimalkan pemasukan daerah melalui retribusi,” katanya.

Fajar, CEO QREN Telkom di kesempatan yang sama mengatakan bahwa transaksi non tunai perlu didukung oleh kondisi jaringan telekomunikasi yang mumpuni.

“Provider telekomunikasi saat ini sudah memperluas coverage sinyal sehingga area blank spot dapat dikurangi,” jelasnya.

Implementasi QRIS ini juga mendapat dukungan dari pelaku usaha. Muluddin, Sekretaris Koperasi Karya Bahari yang mengelola penyeberangan 3 Gili di Pelabuhan Bangsal menyatakan, sejak awal pihaknya sangat mendukung ketika program ini mau dijalankan di Bangsal. Menurutnya dengan program ini proses penjualan tiket kepada wisatawan menjadi lebih mudah. (f3)

Ket. Foto:
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani (topi merah) mencontohkan cara pembayaran tiket secara non tunai menggunakan QRIS di Pelabuhan Bangsal, Kabupaten Lombok Utara. (HarianNusa.Com/f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....

Tulis Berita Tentang Seorang Nenek Tak Dapat Bantuan, Wartawan Ini Dibogem Oknum Kadus di Lobar

HarianNusa.com, Lombok Barat - Nasib naas menimpa seorang wartawan media online bernama Ahmad Sahib warga desa Kediri kabupaten Lombok Barat. Lantaran berita yang ia...

Terus Meningkat, 34,5% Pasien Positif CoVid-19 di NTB Sembuh

HarianNusa.com, Mataram - Trend kesembuhan pasien dari positif Covid 19 di NTB dalam beberapa hari belakangan ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, bahkan jauh melampaui...