fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Juli 16, 2020
Update Covid-19 Indonesia
80,094
Total Kasus
Updated on 15/07/2020 4:37 pm
Beranda Lombok Utara Gubernur NTB Minta Balai Jalan Percepat Pengerjaan Jembatan Belly Semi permanen Tampes

Gubernur NTB Minta Balai Jalan Percepat Pengerjaan Jembatan Belly Semi permanen Tampes

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.Com, KLU – Gubernur NTB, Dr.H. Zulkieflimansyah meminta Balai Jalan untuk mempercepat proses pengerjaan jembatan Belly Semi permanen Tampes dengan pengerjaan secara lembur. Permintaan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Bang Zul menyusul hujan lebat di hari pertama tahun baru 2020 telah mengakibatkan banjir bandang yang menyapu Dusun Selengan Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), sehingga Jembatan penghubung pada Jalan Lintas Provinsi – Kecamatan Kayangan menuju Kecamatan Bayan KLU rusak parah dan terputus.

Banjir yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita tersebut, menyebabkan lalulintas antara Kayangan dan Bayan menjadi lumpuh total. Dan untuk sementara jalur dialihkan menggunakan jalan alternatif melalui Desa Selengan – Desa Lekok Beru Kecamatan Kayangan KLU, dengan kondisi jalanan agak sempit, sehingga warga dan masyarakat yang melintasi jalur alternatif tersebut diimbau agar berhati-hati.

Mengatasi terputusnya jembatan lintas provinsi tersebut, Gubernur telah menugaskan Kepala Dinas Perhubungan, Drs. H. Lalu Bayu Windia, M.Si bersama Kepala BPBD, Ahsanul Halik untuk berkoordinasi segera membangun jembatan darurat.

- Advertisement -

Usai melakukan peninjauan di lokasi bencana, Kamis (2/1-2020) Kadis Perhubungan NTB yang akrab disapa Miq Bayu mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk segera membangun Jembatan sementara berupa jembatan Belly semi permanen. Kini, di sekitar Jembatan Tampes sedang dilakukan pembersihan. Bayu juga menjelaskan material untuk pembuatan jembatan sementara masih dalam perjalanan menuju lokasi.

Dipilihnya jembatan Belly semi permanen, kata Miq Bayu dikarenakan jika membangun jembatan biasa dengan pemasangan gorong-gorong, dinilainya kurang aman.

Hal senada diungkapkan PPK 1.2 Satker PJN wilayah 1 NTB, BPJN IX Mataram. Melihat kondisi sungai dan intensitas Hujan yang lebat 3 bulan ke depan, maka menurutnya pembuatan jembatan sementara tipe sederhana ini tidak memungkinkan karena akan mudah dihanyutkan air bila terjadi banjir.

“Selain itu jembatan Belly semi permanen bersifat lebih kuat, sekaligus ini menjadi antisipasi lamanya pekerjaan pembuatan jembatan utama, akan memakan waktu 1 – 2 minggu,” terangnya.

Kalak BPBD Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos,. M.H menjelaskan, untuk sementara masyarakat dapat melewati jalur alternative. Diantaranya jalan melalui Lengkok Beru sejauh 8 km. Namun masyarakat diminta waspada dikarenakan kondisi jalan sangat mengkhawatirkan, kecil dan terjal, sehingga jika tidak hati-hati, dapat membahayakan pengguna jalan.

“Masyarakat juga bisa mengambil alternative kedua. Yakni melalui Tempos sejauh 30 km, cukup jauh berputar dan kondisi jalan juga kurang memadai,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihak TNI melalui Dandim KLU telah berkoordinasi dengan Bupati dan pihak pihak terkait untuk mengatasi putusnya jembatan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian putusnya jembatan tersebut. (f3/Diskominfotik)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia