fbpx
23 C
Mataram
Senin, Juli 6, 2020
Update Covid-19 Indonesia
64,958
Total Kasus
Updated on 06/07/2020 12:50 pm
Beranda Headline Kepada Raja Pemecutan Bali, Habib Salim Segaf Cerita Soal Menyetujui Proposal Ternak...

Kepada Raja Pemecutan Bali, Habib Salim Segaf Cerita Soal Menyetujui Proposal Ternak Babi

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Denpasar — Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri berbincang akrab saat disambut Raja Pemecutan Bali Ida Tjokorda Pemecutan XI di Puri Pemecutan, Denpasar , Bali, Jumat (7/2/2020).

Habib Salim menyambut baik keramahan dan keakraban yang ditunjukkan Ida Tjokorda kepada delegasi PKS. Habib Salim mengatakan memang ada orang yang pertama bertemu tapi seolah-olah sudah mengenal lama.

“Alhamdulillah kita silaturahim Pak Ida Tjokorda bisa mencurahkan curhatnya dengan kita secara akrab. Ini baru pertama bertemu tapi seperti lama kenal,” papar Habib Salim Segaf.

- Advertisement -

Habib Salim Segaf kemudian mengatakan kepada Ida Tjokorda jika kader PKS yang menjadi pejabat publik adalah resmi milik masyarakat bukan lagi milik partai.

“Pejabat publik dari PKS adalah pelayan semua menjadi milik bangsa apapun sukunya, agamanya,” ujar dia.

Habib Salim pun mengisahkan pengalamannya saat menjadi Menteri Sosial sempat diuji oleh masyarakat Bali.

Mengetahui dirinya dari PKS, kelompok masyarakat mengajukan proposal peternakan babi.

“Mereka mungkin mengira pasti tidak dikabulkan. Tapi setelah saya pelajari ternyata bisa menambah penghidupan bagi mereka. Bisa mensejahterakan. Kemudian saat setujui, mereka kaget juga saya setuju,” ujar dia.

Kemudian, ujar Habib Salim Segaf, ia memberikan syarat agar tahun depan peternakan babi di Bali bisa berkembang dan dia akan meninjau langsung.

“Akhirnya benar saya datang berkembang itu ternak babinya,” papar dia.

Habib Salim mengatakan dengan kejadian ini masyarakat paham jika perbedaan kemudian tidak lantas saling membenci apapun sukunya.

“Islam mengatakan Rahmat bagi seluruh alam. Segala hal terkait binatang dan pohon kita pun harus santun. Kita hidup di sini dilahirkan di Indonesia kenapa harus saling membenci,” papar Habib Salim diiringi anggukan setuju Raja Pemecutan XI.

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia