fbpx
23 C
Mataram
Rabu, Desember 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
543,975
Total Kasus
Updated on 02/12/2020 6:16 am
Beranda Headline Kepada Raja Pemecutan Bali, Habib Salim Segaf Cerita Soal Menyetujui Proposal Ternak...

Kepada Raja Pemecutan Bali, Habib Salim Segaf Cerita Soal Menyetujui Proposal Ternak Babi

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Denpasar — Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri berbincang akrab saat disambut Raja Pemecutan Bali Ida Tjokorda Pemecutan XI di Puri Pemecutan, Denpasar , Bali, Jumat (7/2/2020).

Habib Salim menyambut baik keramahan dan keakraban yang ditunjukkan Ida Tjokorda kepada delegasi PKS. Habib Salim mengatakan memang ada orang yang pertama bertemu tapi seolah-olah sudah mengenal lama.

“Alhamdulillah kita silaturahim Pak Ida Tjokorda bisa mencurahkan curhatnya dengan kita secara akrab. Ini baru pertama bertemu tapi seperti lama kenal,” papar Habib Salim Segaf.

- Advertisement -

Habib Salim Segaf kemudian mengatakan kepada Ida Tjokorda jika kader PKS yang menjadi pejabat publik adalah resmi milik masyarakat bukan lagi milik partai.

“Pejabat publik dari PKS adalah pelayan semua menjadi milik bangsa apapun sukunya, agamanya,” ujar dia.

Habib Salim pun mengisahkan pengalamannya saat menjadi Menteri Sosial sempat diuji oleh masyarakat Bali.

Mengetahui dirinya dari PKS, kelompok masyarakat mengajukan proposal peternakan babi.

“Mereka mungkin mengira pasti tidak dikabulkan. Tapi setelah saya pelajari ternyata bisa menambah penghidupan bagi mereka. Bisa mensejahterakan. Kemudian saat setujui, mereka kaget juga saya setuju,” ujar dia.

Kemudian, ujar Habib Salim Segaf, ia memberikan syarat agar tahun depan peternakan babi di Bali bisa berkembang dan dia akan meninjau langsung.

“Akhirnya benar saya datang berkembang itu ternak babinya,” papar dia.

Habib Salim mengatakan dengan kejadian ini masyarakat paham jika perbedaan kemudian tidak lantas saling membenci apapun sukunya.

“Islam mengatakan Rahmat bagi seluruh alam. Segala hal terkait binatang dan pohon kita pun harus santun. Kita hidup di sini dilahirkan di Indonesia kenapa harus saling membenci,” papar Habib Salim diiringi anggukan setuju Raja Pemecutan XI.

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

KPK Minta Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan Ditertibkan

HarianNusa.com, Lombok Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Gili Trawangan mulai di tertibkan. Pasalnya, pengelolaan...

Gubernur Sambut Baik Kerjasama NTB dengan Northern Territory

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT), salah satu wilayah federal...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia