fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juli 14, 2020
Update Covid-19 Indonesia
76,981
Total Kasus
Updated on 13/07/2020 6:28 pm
Beranda Headline Kompas Tambora Challenge, Race Ultra Marathon Terekstrim dan Terpanjang se-Asia Tenggara akan...

Kompas Tambora Challenge, Race Ultra Marathon Terekstrim dan Terpanjang se-Asia Tenggara akan hadir Kembali

Kompas Tambora Challenge 320K, 22-25 Juli 2020

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Jakarta – Memasuki tahun ke 6, harian Kompas kembali menyelenggarakan Kompas Tambora Challenge 320. Race ultra marathon dengan rute terekstrim dan terpanjang se-Asia Tengaara, yang akan berlangsung pada 22-25 Juli 2020.

Tahun ini, Kompas Tambora Challenge 320K akan melewati rute yang sama dengan tahun sebelumnya, dimulai dari Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat dan berakhir di Doro Ncanga, Kabupaten Dompu. Sepanjang rute, para pelari akan melalui rute jalan provinsi yang sepi dan tenang dengan pemandangan yang indah di sepanjang pesisir pantai dengan rata-rata ketinggian di bawah 80 meter dengan kondisi geografis dan cuaca yang ekstrim di Pulau Sumbawa, yang tentunya akan membuat race ini lebih menantang untuk ditaklukkan.

Kompas Tambora Challenge 320K – 2020 masih akan mempertandingkan 2 kategori yaitu: individual dan relay baik putra maupun putri.Peserta kategori individual akan menempuh jarak 320 KM seorang diri, sedangkan peserta dalam kategori relay akan terdiri dari dua pelari yang secara bergantian akan menempuh jarak masing-masing 160 KM.

- Advertisement -

Berdasarkan evaluasi, kemampuan peserta semakin meningkat setiap tahunnya. Terbukti dengan mampunya mereka mencapai garis finis kurang dari 65 jam, sehingga tahun ini cut off time (COT) atau batas waktu tempuh pelari diperpendek dari 68 jam menjadi 64 jam untuk kategori individu, dan 60 jam untuk kategori relay/beranting. Perubahan COT di Kompas Tambora Challenge 320K tahun ini tentunya akan semakin menantang para peserta untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.

Selain tantangan batas waktu yang semakin dipersempit, tahun ini Kompas Tambora Challenge 320K akan memberikan apresiasi tambahan berupa hadiah bagi para pelari yang berhasil memecahkan rekor catatan waktu tahun sebelumnya. Diharapkan akan lebih banyak peserta yang berpartisipasi di tahun ini, dan tidak akan menutup kemungkinan untuk membuka kesempatan bagi pelari elite internasional untuk mengikuti ajang lomba ulta marathon ini.

Di luar tantangan yang akan dihadapi, pelari sebenarnya diharapkan dapat tetap menikmati indahnya pesona tana samawa. Seperti yang diungkapkan Hendra Siswanto, podium pertama kategori individu putra tahun 2019, “Race adalah saatnya selebrasi, kita nikmati perjalanannya, kita sapa para penduduknya, dan kita nikmati keindahan bumi Sumbawa”.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo berharap para pelari dapat berlari untuk mencintai tanah air. Sepakat dengan hal tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menambahkan bahwa pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat siap untuk mendukung Pelaksanaan Kompas Tambora Challenge 320K tahun ini. “Kami akan membantu semaksimal mungkin yang kami mampu supaya pada akhirnya, instruksi dari bapak Presiden dapat terealisasi, bahwa nantinya akan tercipta destinasi pariwisata yang baru di Indonesia selain Bali” ujarnya.

Pihak penyelenggara berharap dengan adanya perubahan tantangan terhadap pelari di tahun ini, peserta yang akan ikut bertanding nanti akan lebih siap menyusun strategi menaklukkan “jalur neraka” Sumbawa. Hal lain yang menarik dari Pelaksanaan lomba ultra-marathon ini, masyarakat luas dapat mengikuti perjalanan pelari-pelari tangguh yang mereka dukung melalui fitur live tracking yang dapat diakses di official website Kompas Tambora Challenge 320K.

Why hard worker people can be connected with running? Because running is a reflection of your attitude. Live your life in a different way and it will influence your soul and others.

Tentang Kompas Tambora Challenge 320K

Kompas Tambora Challenge 320K adalah kompetisi olahraga ultra marathon yang diselenggarakan oleh harian Kompas yang diadakan di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kompetisi ini memiliki batas waktu lomba 64 jam untuk individu dan 60 jam untuk kategori beranting. Melewati tiga kabupaten, yaitu Sumbawa Barat, Sumbawa , dan Dompu, kompetisi ini start dari Lapangan Poto Tano dan finish di Doro Ncanga tepatnya di kaki Gunung Tambora. Kompas Tambora Challenge 320K akan diselenggarakan selama 4 hari yaitu 22-25 Juli 2020.

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia