HarianNusa.com, Mataram – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadapi wabah virus corona baru atau Covid-19. Diantaranya adalah pengajuan adanya laboratorium uji Covid-19 dari pasien suspect Corona di NTB.
Sampai saat berita ini ditulis, NTB harus mengirim sample pemeriksaan ke laboratorium di Jakarta atau Surabaya untuk mengetahui pasien positif Covid-19 atau tidak. Karena itu, Pemprov NTB mengajukan dua laboratorium standar World Health Organization (WHO) sebagai tempat pemeriksaan sampel pasien yang diduga suspect virus Corona.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH mengatakan, sebenarnya, laboratorium yang ada di NTB dapat digunakan untuk memeriksa sampel pasien suspect Corona. Bahkan setidaknya ada 2 buah laboratorium standar WHO yang dapat digunakan. Menurutnya, Pemprov NTB sudah mengajukan surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kita minta izin ke Kementerian Kesehatan, ada laboratorium kita di sini, agar boleh memeriksa juga,’’ kata Nurhandini Minggu siang (15/3/2020) di Kantor Gubernur.
Laboratorium yang dapat mendeteksi virus Corona di NTB adalah laboratorium milik RSUD NTB dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mataram. Dan laboratorium yang berada di Sumbawa Techno Park Kabupaten Sumbawa.
‘’Hanya dua (laboratorium) itu yang sesuai standar WHO. Tinggal tunggu izin, kita baru boleh. Karena kita memeriksa, hasil tetap kita kirimkan ke Litbangkes,’’ jelasnya.
Baca Juga:
Antisipasi Penyebaran Corona, Gubernur NTB Inspeksi Bandara
Gubernur Ajak Pelaku Pariwisata di NTB Bersinergi Lawan Corona