fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Juli 3, 2020
Update Covid-19 Indonesia
59,394
Total Kasus
Updated on 02/07/2020 4:25 pm
Beranda NTB Terapkan Protokol Covid 19, Objek Wisata Lombok Barat Resmi Dibuka

Terapkan Protokol Covid 19, Objek Wisata Lombok Barat Resmi Dibuka

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Barat –
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akhirnya resmi membuka tempat-tempat wisata di Lobar sejak tanggal 23 Juni lalu. Sebelumnya, hampir tiga bulan objek wisata di Kabupaten Lombok Barat ini terpaksa ditutup sebagai dampak pandemi Covid-19.

Langkah berani pemerintah itu tidak diambil secara instan, melainkan melalui berbagai pertimbangan dan pemikiran bersama pihak kepolisian dan tim kesehatan. Sebelumnya Pemkab Lobar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar beberapa kali juga sudah melakukan forum diskusi dengan para pelaku wisata terkait persiapan menuju new normal.

Kepala Dispar Lobar H. Saiful Ahkam menjelaskan, pemerintah mempersilahkan seluruh tempat-tempat dan daya tarik wisata untuk beroperasi, kecuali Room Karaoke, Spa, dan Gym, baik sebagai fasilitas usaha tersendiri maupun sebagai usaha yang melekat sebagai fasilitas di hotel-hotel.

- Advertisement -

“Dibukanya tempat wisata ini memiliki resiko berat, maka kita harus berlakukan pengawasan cukup kuat dan konsisten terhadap tempat-tempat yang kita tetapkan untuk dibuka itu,” terang Ahkam di ruang kerjanya, Senin (29/6).

Ahkam menegaskan, tempat-tempat yang dipastikan dibuka adalah tempat-tempat wisata yang jelas pengelolanya. Untuk menghindari resiko, ia meminta para camat menutup tempat wisata yang tidak memiliki pengelola. Beberapa tempat wisata yang tidak jelas pengelolanya diantaranya, Pantai Elak-Elak di Sekotong, Pantai Induk di Gerung, Pantai Kerandangan dan Pantai Duduk di Batulayar, dan Bunut Ngengkang di Narmada.

“Kita tidak mau tanggung resiko ketika protokol kita sudah berjalan baik di tempat usaha tapi kemudian di tempat yang tidak ada pengelolanya itu berjalan tidak efektif. Contoh aja kasus kemarin (Minggu, red), itu pantai kerandangan penuh. Tidak ada orang pakai masker, tidak ada yang namanya physical distancing,” sesalnya.

“Bila pemerintah desa mau melakukan pengawasan kemudian pokdarwisnya juga mau membantu pengawasan, bisa jadi itu tetap kita buka. Kalau tidak mau maka kita minta camat untuk menutupnya. Hari ini kita surati kepala desa yang punya kawasan sejenis,” lanjutnya menegaskan.

Saat ini pihaknya juga mendapat laporan tingginya permintaan kunjungan dari luar daerah ke daerah wisata yang ada di Lobar. Menanggapi hal tersebut, Ahkam berharap agar para pengunjung dari luar dearah dapat taat pada protokol yang telah ditetapkan Kementerian Perhubungan terkait transportasi, baik melalui darat, laut, maupun udara.

“Kita sudah sangat siap untuk didatangi para tamu, dengan catatan ptotokol Kementerian Perhubungan dipatuhi, protokol Kementerian Kesehatan secara umum dipatuhi, dan ketika sudah berada di lokasi kita, para pengunjung taat dan patuh terhadap protokol yang ada di kita,” pesannya.

“Untuk itu kita mengimbau kepada teman-teman event organizer, agent travel, karena mereka juga punya kewajiban untuk mengedukasi. Edukasilah mitra-mitra kita sehingga terbiasa mengelola merencanakan kegiatan dengan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya ratusan pelaku wisata dari unsur tour and travel agent, pengelola hotel, dan pusat oleh-oleh di Lombok melakukan konvoi keliling menyambut masa transisi new normal di sektor pariwisata. Hal ini menandakan para pelaku sudah siap beroperasi kembali tentunya dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. (f3)

Ket. Foto:
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat H. Saeful Ahkam berada di salah satu obyek wisata Mangrove di Lobar. (istimewa)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia