fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Agustus 15, 2020
Update Covid-19 Indonesia
135,123
Total Kasus
Updated on 15/08/2020 6:23 am
Beranda NTB JPS Gemilang Diharapkan Jadi Pondasi Perbaikan Kualitas IKM dan UMKM di NTB

JPS Gemilang Diharapkan Jadi Pondasi Perbaikan Kualitas IKM dan UMKM di NTB

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Gemilang telah siap memasuki tahap III. Penyaluran akan dimulai pada pekan depan. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pada rapat koordinasi terkait persiapan peluncuran JPS Gemilang tahap III menyampaikan bahwa tahap III atau tahapan terakhir ini harus benar-benar dipersiapkan.

"Kekurangan pada JPS I bisa diperbaiki dan kita punya prestasi JPS II ini nyaris tanpa cacat. JPS III ini harus hati hati," ujar Gubernur saat memberikan arahan di Ruang Rapat Utama kantor Gubernur NTB, Jumat, (10/7/ 2020).

Gubernur menekankan bahwa JPS Gemilang tahap III ini tidak perlu terburu buru, harus detail dan dipastikan tidak ada masalah. Ia mengingatkan bahwa hadirnya JPS Gemilang ini tidak hanya memberi stimulus perekonomian kepada masyarakat di masa pandemi, JPS Gemilang juga suatu langkah membangkitkan UMKM dan IKM sehingga dapat berlari dan berkembang.

- Advertisement -

Lebih jauh, Gubernur menerangkan bahwa JPS Gemilang tahap III ini bukan akhir melainkan awal kebangkitan dan pertumbuhan ekonomi di NTB. "Ini menandai mulainya stimulus-stimulus ekonomi," tuturnya.

Gubernur berharap JPS Gemilang ini menjadi pemicu awal dan perbaikan dan peningkatan kualitas produk UMKM dan IKM, sehingga dengan produksi skala lebih besar dapat menekan harga dan siap melebarkan sayap pemasarannya hingga nasional dan internasional.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan, JPS Gemilang termasuk skala nasional menjadi sesuatu yang beda dengan tempat lain. Dimana, segala itemnya menggunakan produk lokal, sehingga apa yang telah diinisiasi oleh Gubernur ini agar berkesinambungan.

"Bagaimana menindaklanjuti, harus lebih dipersiapkan, koordinasi seluruh OPD OPD penyedia, agar proses ini dapat berjalan seterusnya, UMKM, IKM kita bisa terus berproduksi, ketersediaan marketnya, baik nasional maupun internasional," pinta Wagub.

Wagub juga menambahkan i-Shop NTB yang mana situs yang menjual produk produk unggulan NTB dapat benar-benar diseriusi, baik itu konten maupun sistem harus yang memudahkan pengguna.

"Ini harus betul-betul diseriusi, baik konten maupun sistem yang memudahkan, bagaimana ini bisa seterkenal online shop lainnya," ujar Wagub.

Tantangan kedepan, lanjut Wagub, bagaimana perekonomian ini dapat stabil, tidak hanya saat JPS Gemilang saja, akan tetapi dapat terus berproduksi. Terakhir, Wagub mengucapkan terimakasih atas kerja keras dan sinergi Gugus Pemulihan Sosial Ekonomi Dampak Covid-19 Provinsi NTB.

Asisten II setda NTB , H. Ridwansyah yang menjadi moderator rapat itu, menyampaikan bahwa persiapan JPS Gemilang tahap III sudah hampir 100%. Ridwansyah juga memaparkan bahwa jumlah penerima pada JPS Gemilang tahap III ini sebanyak 120.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yakni dengan uraian 110.130 DTKS dan 9.870 Non DTKS. Sedangkan barang dalam JPS Gemilang menggunakan produk dari 4.673 UKM/IKM/Kelompok. (*)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Merdeka atau Mati

Harmoko (Ketua Umum KAMMI UNRAM) Kalau Tuhan tidak menjadikan perhambaan dan perbudakan, tentu tidak akan timbul keinginan hendak mengejar kemerdekaan. Memang kalau tiada kesakitan, orang tidak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia