fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Agustus 14, 2020
Update Covid-19 Indonesia
135,123
Total Kasus
Updated on 14/08/2020 11:22 am
Beranda NTB NTB Siap Lawan Rentenir Lewat Program "Mawar Emas"

NTB Siap Lawan Rentenir Lewat Program “Mawar Emas”

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Tidak sedikit masyarakat NTB yang tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan rentenir meskipun sebenarnya mereka sadar bahwa bunga pinjamannya sangat tinggi. Bahkan bunga rentenir melebihi bunga pinjaman yang ditawarkan perbankan dan lembaga keuangan resmi lainnya.

Hingga akhirnya, masyarakat kemudian terjebak dalam kesulitan melunasi hutang-hutanynya dikarenakan bunga pinjaman yang tinggi.

Sebab itulah untuk melindungi masyarakat NTB dari jerat rentenir, Pemerintah Provinsi NTB bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Bank NTB Syariah dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) NTB akan melakukan pembekalan kepada para takmir Masjid untuk mensukseskan program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas).

- Advertisement -

Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses produk dan layanan keuangan bagi masyarakat menengah ke bawah dengan menjadikan Masjid sebagai pusatnya.

Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi NTB, H. Lalu Syafi’i memimpin rapat terkait pelaksanaan training bagi Takmir Masjid Tahap I guna Mendukung Program ‘Mawar Emas’ di Ruang Rapat Asisten III, Rabu (15/7/2020).

Kepala OJK Provinsi NTB, Farid Faletehan mengatakan, masyarakat diharapkan dapat mengikuti dan mengakses program Mawar Emas ini agar dapat mengembangkan usahanya dengan melibatkan Bank NTB Syariah dan lembaga keuangan. Khususnya pada daerah yang selama ini tidak pernah terjangkau oleh lembaga keuangan.

"Semoga ini berjalan dengan lancar dengan sasaran masyarakat di daerah-daerah sekitar masjid yang selama ini mungkin tidak pernah terjangkau lembaga keuangan. Inilah saatnya kita membantu masyarakat kecil untuk mengembangkan ekonominya," tuturnya.

Senada dengan itu, Dr. Hj. Baiq Mulianah selaku Ketua MES NTB juga ikut mempersiapkan program ini karena merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat. Selain itu, program ini katanya dapat bersifat pilot project terlebih dahulu dan menjadi contoh bagi daerah lain.

"Kita betul-betul mempersiapkan program ini, karena bersifat pilot project harus ada PIC dan contact person di masing-masing masjid," jelasnya. (*)

Ket. Foto:
Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi NTB, H. Lalu Syafi’i

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Merdeka atau Mati

Harmoko (Ketua Umum KAMMI UNRAM) Kalau Tuhan tidak menjadikan perhambaan dan perbudakan, tentu tidak akan timbul keinginan hendak mengejar kemerdekaan. Memang kalau tiada kesakitan, orang tidak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia