fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Agustus 15, 2020
Update Covid-19 Indonesia
135,123
Total Kasus
Updated on 15/08/2020 7:24 am
Beranda NTB Gubernur Minta Pengembangan Industri di NTB Harus Tuntas

Gubernur Minta Pengembangan Industri di NTB Harus Tuntas

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah meminta kepada semua pihak bahwa pengembangan industri di NTB harus benar-benar dituntaskan. Pasalnya, sejak program industrialisasi digencarkan oleh pemerintah, telah memberi semangat baru bagi para pelaku industri untuk menciptakan berbagai produk-produk lokal yang membanggakan. Karena itu, semangat dan potensi yang mulai nampak dari anak-anak muda NTB itu harus benar-benar difasilitasi dan didukung oleh pemerintah daerah.

"Industri yang kita dorong saat ini, harus benar-benar diwujudkan sampai tuntas," harap gubernur saat menerima kunjungan dari pengurus organisasi International Council for Small Business (ICSB) wilayah NTB di pendopo gubernur, Selasa (28/07).

Kunjungan ICSB itu dalam rangka memperkuat dukungan serta support bagi UKM/IKM yang ada di NTB. Juga penguatan terhadap data base jumlah UKM/IKM yang semuanya belum terkaver dengan baik.

- Advertisement -

Gubernur NTB yang akrab disapa Dr. Zul menegaskan, pengembangan industri tahap pertama bukan identik dengan pabrik-pabrik besar. Bukan pula dengan produk-produk yang hebat atau industrinya akan menjadi besar, tapi yang perlu disederhanakan adalah mindset berpikir semua pihak bahwa semua mimpi itu membutuhkan proses panjang, kerja keras serta pengalaman yang mendukung. Apalagi semua industri memiliki karakter yang berbeda-beda

"Semua industri berbeda. Ada industri kecil, menengah bahkan ada industri yang lebih maju dan hebat. Mudah-mudahan kita mampu membuktikan semua itu untuk daerah NTB yang kita banggakan," tegas Dr. Zul.

Untuk itu, lanjut Dr. Zul, hal yang paling mendasar dalam mengembangkan UKM/IKM masyarakat adalah campur tangan pemerintah. Baik menyediakan fasilitas pendukung, ikut mendampingi serta mencarikan peluang pasarnya yang memungkinkan mereka memiliki semangat jiwa untuk terus berkarya. Sehingga program Industrialisasi yang sudah mulai perlahan dibuktikan oleh tangan-tangan terampil anak muda NTB saat ini benar-benar diwujudkan.

"Kita gak perlu teori yang terlalu banyak, yang penting pelaku UKM/IKM kita bisa hidup bahagia. Dengan cara dibantu dan difasilitasi," jelasnya.

Bahkan Dr. Zul menggandeng semua bank yang ada di NTB untuk membantu penguatan dan pengembangan para pelaku UKM/IKM baik dari segi pembianaan maupun modal yang dibutuhkan. Agar supaya kegiatan industri di NTB benar-benar hidup yang memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

"Semua UKM/IKM yang kesulitan dengan modal. Kita akan terus berusaha carikan peluangnya. Kita juga akan nyambungi dengan bank-bank," tutup Dr. Zul.

Sementara itu, Ketua ICBS Wilayah NTB Dr. Hj. Niken Saptarini Widyawati yang baru saja dilantik beberapa minggu lalu, mulai memetakan berbagai program kerja ICSB di wilayah NTB. Terutama penguatan data base UKM/IKM kabupaten kota se-NTB. ISBC merupakan organisasi nonprofit yang fokus pada pemberdayaan UKM serta membangun semangat kewirausahaan di Indonesia. Dibentuknya ICBS wilayah NTB menguatkan kapabilitas pelaku usaha kecil menengah maupun insustri kecil menengah.

"Kami pengurus ICSB sebagai organisasi yang mewadahi UKM/IKM masyarakat siap memberi support dan semangat kewirausahaan bagi masyarakat. Agar memiliki mental kuat untuk membangun usaha ke depan," jelas wanita yang akrab disapa bunda Niken tersebut.

Sebagai organisasi perdana yang dibentuk di NTB, ICSB memiliki hambatan terkait data base maupun jumlah UKM/IKM yang belum maksimal. Begitupun penataan data UKM yang sudah ada belum terlalu rapi. Karena itu, Bunda Niken mengusulkan jalur penataan data UKM di NTB dapat melaui Dinas Perindustrian agar bisa diupayakan dalam mendukung program industrialisasi saat ini.

"Kami akan terus kerja sama dengam dinas terkait dalam upayan penataab data UKM/IKM. Agar semua datanya bisa diaskes oleh siapapun," jelasnya.

Selain itu Bunda Niken mengatakan, kegiatan pendampingan kepada UKM saat ini menjadi program prioritaskan oleh pengurus ICSB. Begitu pun dengan masalah legalitas pelaku UKM di NTB sehingga memiliki harapan untuk berkembang dari yang kecil ke usaha menengah. Kalau itu mampu dilakukan, katanya, langkah selanjutnya adalah mencarikan pasar bagi UKM agar dapat bersaing dengan pasar nasional maupun internasional.

"Banyak UKM/IKM kita yang ingin maju. Tentu dibutuhkan kerja sama yang semua pihak. Sebab, menjadi Wirausaha bukan sesuatu yg muda. Namun perlu konsisten yang sangat kuat," ujar bunda Niken yang sekaligus sebagai ketua Dekranasda NTB.

Dalam kunjungan tersebut, juga dihadiri oleh kepala OPD terkait lingkup pemprov NTB, perwakilan dari beberapa Bank negeri maupun swasta di NTB, pelaku UKM/IKM serta beberapa pengurus organisasi wanita yang bergerak pada bidang penguatan UKM-UKM di NTB. (*).

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Merdeka atau Mati

Harmoko (Ketua Umum KAMMI UNRAM) Kalau Tuhan tidak menjadikan perhambaan dan perbudakan, tentu tidak akan timbul keinginan hendak mengejar kemerdekaan. Memang kalau tiada kesakitan, orang tidak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia