fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Agustus 15, 2020
Update Covid-19 Indonesia
135,123
Total Kasus
Updated on 15/08/2020 8:24 am
Beranda NTB Komunitas DDOROCARE Menginisiasi Program Qurban Tanpa Plastik di NTB

Komunitas DDOROCARE Menginisiasi Program Qurban Tanpa Plastik di NTB

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Momen hari Raya Idul Adha tahun ini ada yang spesial di NTB. Pasalnya Komunitas DDOROCARE yang tergabung dalam Aliansi NTB Zero Waste menginisiasi program ‘Qurban Tanpa Plastik’

Program Qurban Tanpa Plastik ini dilaksanakan di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (31/7/2020).

Founder Komunitas DDOROCARE,
Muhammad Wahyu Rosyadi mengatakan program seperti ini harus terus digencarkan. Menurutnya, penggunaan plastik sekali pakai saat distribusi hewan qurban akan berdampak buruk juga bagi lingkungan. Karena kemasan plastik ini butuh waktu ratusan tahun untuk terurai.

- Advertisement -

Apalagi, lanjutnya, momen seperti Idul Adha seperti sekarang ini, akan membutuhkan banyak sekali kemasan plastik saat distribusi hewan qurban. Misalnya, satu hewan qurban kambing saja membutuhkan lebih dari 20 kemasan plastik. Saat ini ada ribuan hewan qurban yang disembelih di NTB, tentu membutuhkan jutaan kemasan plastik yang akan digunakan.

Untuk itu Wahyu Rosadi mengatakan satu-satunya solusi memang harus menggunakan kemasan alternatif yang ramah lingkungan. Seperti besek bambu atau yang lebih murah bisa menggunakan daun pisang. Karena, kata dia, Ini juga sejalan dengan program pemerintah provinsi yang menggadang-gadang program NTB Asri dan Lestari atau NTB Zero Waste.

Menurutnya, seharusnya jauh-jauh hari sebelum Idul Adha sudah ada imbauan dari pemerintah untuk menggunakan kemasan yang ramah lingkungan. Apalagi pemerintah memberikan contoh langsung kepada masyarakat untuk menggunakan kemasan yang ramah lingkungan saat berqurban.

Masih ada waktu 3 hari lagi untuk melaksanakan qurban, Ia berharap semoga ada edaran dari pemerintah kepada semua masyarakat yang akan melaksanakan qurban untuk tidak menggunakan kemasan sekali pakai.

Dikatakan, jika tidak dilakukan, kemasan plastik akan semakin menumpuk di NTB. Dan akan menambah beban bagi pemerintah dan komunitas untuk mewujudkan program NTB Zero Waste. Bahkan Program NTB Zero Waste ini bisa terancam gagal jika masalah ini dibiarkan.

"Semoga makin banyak masyarakat yang tersadar untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan saat berqurban," ungkapnya.

Di hari pertama pelaksanaan qurban (31/7) ini, Komunitas DDOROCARE berkolaborasi dengan beberapa NGO seperti KRC, Khadijatee Foundation, KAMMI NTB, dan RKP, menyalurkan 2 ekor kambing.

"Bagi masyarakat NTB yang mau berqurban, insya Allah kami siap membantu menyalurkan hewan qurban dengan konsep qurban ramah lingkungan. Hanya modal 2.1 juta, anda sudah bisa berqurban dan membantu menyelematkan lingkungan di NTB," pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Merdeka atau Mati

Harmoko (Ketua Umum KAMMI UNRAM) Kalau Tuhan tidak menjadikan perhambaan dan perbudakan, tentu tidak akan timbul keinginan hendak mengejar kemerdekaan. Memang kalau tiada kesakitan, orang tidak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia