fbpx
23 C
Mataram
Rabu, Desember 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
543,975
Total Kasus
Updated on 02/12/2020 6:16 am
Beranda NTB BPJS Kesehatan Mataram Sosialisasikan Pepres Nomor 64 Tahun 2020

BPJS Kesehatan Mataram Sosialisasikan Pepres Nomor 64 Tahun 2020

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mataram melakukan sosialisasi Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 64 Tahun 2020 Tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomot 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, yang telah menjadi putusan Mahkamah Agung.

Sebelumnya pemerintah Pusat telah menaikkan iuran BPJS Kesehatan melalui Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019, merupakan perubahan pertama dari Pepres Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Pokok kebijakan dan regulasi turunan Pepres Nomor 64 tahun 2020 memuat kontribusi pemda atas pembayaran iuran PBI Jaminan Kesehatan, iuran peserta PBPU dan BP Kelas III yang didaftarkan oleh pemda, bantuan iuran PBPU dan BP Kelas III, program keringanan pembayaran tunggakan JKN, dan denda layanan.

- Advertisement -

Besaran iuran yang dibayar untuk peserta PBPU dan BP pada bulan Januari-Maret 2020 berdasarkan Pepres Nomor 75 tahun 2019 yakni Kelas I Rp.160.000,- (seratus enam puluh ribu rupiah) Kelas II Rp.110.000, – (seratus sepuluh ribu rupiah), dan Kelas III Rp. 42.000,- (empat puluh dua ribu rupiah).

Sedangkan, iuran yang dibayar peserta PBPU dan BP pada bulan April – Juni 2020 kembali mengacu pada Pepres Nomor 82 tahun 2018 yakni sebesar Rp.25.000, – ( Dua puluh lima ribu rupiah) untuk Kelas III, Rp. 51.000,- (Lima puluh satu ribu rupiah) untuk peserta Kelas II, dan. Rp. 80.000,- (Delapan puluh ribu rupiah) untuk Kelas I.

Pepres Nomor 64 Tahun 2020 mulai diterapkan pada bulan Juli. Besaran iuran peserta PBPU dan BP mulai Juli 2020 berubah menjadi Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) untuk Kelas I, Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk Kelas II, dan Rp. 42.000,- (empat puluh dua ribu rupiah) untuk Kelas III.

"Tetapi untuk peserta PBPU dan BP Kelas III untuk bulan Juli-Desember 2020 tetap membayar sejumlah Rp. 25.500,- (Dua puluh lima ribu lima ratus rupiah) karena sebesar Rp.16.500,- (enam belas ribu lima ratus rupiah) nya disubsidi oleh pemerintah pusat," jelas Juluanta Kaibun, Kepala Bidang perluasan, pengawasan, pemeriksaan peserta BPJS Kesehatan Cabang Mataram, kepada sejumlah media, Sabtu, (12/9/2020).

Namun, lanjutnya, mulai tahun 2021 dan seterusnya, peserta PBPU dan BP Kelas III membayar iuran sebesar Rp.35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah) per bulan, selisih sebesar Rp7.000 (tujuh ribu rupiah) disubsidi oleh pemerintah pusat sebesar Rp. 4.200,- (empat ribu dua ratus rupiah), dan pemerintah daerah sebesar Rp. 2.800,- (Dua ribu delapan ratus rupiah).

"Bantuan subsidi diberikan bagi peserta berstatus aktif," jelasnya.

BPJS Kesehatan memberikan relaksasi iuran bagi peserta yang melakukan penunggakan pembayaran, dengan membayar iuran tertunggak paling banyak 6 bulan, kepesertaan peserta sudah aktif kembali.

"Namun sisa tunggakan tetap dibayar oleh peserta paling lambat tahun 2021," pungkasnya. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

KPK Minta Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan Ditertibkan

HarianNusa.com, Lombok Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Gili Trawangan mulai di tertibkan. Pasalnya, pengelolaan...

Gubernur Sambut Baik Kerjasama NTB dengan Northern Territory

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT), salah satu wilayah federal...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia