fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Maret 9, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,386,556
Total Kasus
Updated on 09/03/2021 1:07 am
Beranda NTB PWI dan Dewan Pers Pesan Wartawan yang Lulus UKW Jaga Sikap

PWI dan Dewan Pers Pesan Wartawan yang Lulus UKW Jaga Sikap

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram- Sebanyak 49 wartawan yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh Dewan Pers bersama Lembaga Uji Fakultas llmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo, di Mataram, Sabtu – Minggu (20-21, Februari 2021), lulus dengan kompeten.

Setelah melalui berbagai mata uji dan dinyatakan kompeten, mereka diminta untuk melaksanakan tugasnya sebagai wartawan dengan berpedoman pada kode etik.

Ketua PWI NTB, H. Nasruddin Zen dalam sambutannya diakhir kegiatan berpesan, agar para wartawan yang telah mengikuti UKW untuk selalu menjaga sikap dalam melaksanakan tugas sebagai wartawan dan tidak jumawa dengan ilmu yang sudah didapat. la mengatakan salah satu tujuan UKW ini adalah untuk membentuk karakter wartawan yang lebih beradab.

- Advertisement -

"Kesantunan itu berada di depan pintu keilmuan. Sehebat apapun keilmuan anda tetapi jika tidak berafiliasi dengan kesopanan maka itu tidak akan bermakna. Mungkin inilah salah satu hajatan dari pelaksanaan UKW ini, mengubah perilaku teman-teman," ungkapnya mengutip kata ulama.

ia mengungkapkan, ada dua hal yang akan membedakan perilaku wartawan yang sudah mengikuti uji kompetensi wartawan dengan yang belum.

"Yaitu ketika wawasan meningkat maka ketika berkomunikasi dengan narasumber berbeda dari tutur kata, perilaku, dan sikap. Ketika bertemu ada yang berbeda. Yang kedua anda berbeda dalam keilmuan. Inilah sebenarnya harapan orientasi dari pelaksanaan UKW ini, jejaring anda berbeda, integritas anda berbeda, perilaku berfikir anda berbeda. Integritas, marwah, dan martabat itu yang harus kita jaga," katanya.

Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri Chairudin Bangun dalam sambutannya saat menutup acara UKW juga menyampaikan pesan yang sama, bahwa wartawan yang sudah dinyatakan kompeten memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga marwahnya sebagai jurnalis. la menuturkan baru-baru ini Dewan Pers telah mencabut kartu kompetensi salah seorang wartawan karena melakukan pelanggaran berat yani menerima suap dan memeras.

"Jadi ada enak dan ndak enaknya kita punya sertifikat, karena kita selalu terpantau oleh Dewan Pers dan masyarakat. Jadi tolong dijaga konduite ya," pintanya.

Dia mengajak para wartawan yang telah mengikuti uji kompetensi untuk mulai menjaga sikap dan perilaku dalam melakukan tugas jurnalis sesuai dengan kode etik, karena sudah terdaftar dan dalam pengawasan Dewan Pers.

"Jadi mulai sekarang kita harus lebih beradab, lebih sopan karena sudah diketahui, tadinya kita belum masuk daftar, mau macam-macam juga tidak diketahui, tapi mulai sekarang kalau melakukan pelanggaran berat bisa dicabut SIM (kartu kompetensi, red) nya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Hendri juga mengatakan, Dewan Pers akan terus melakukan kegiatan Uji Kompetensi demi mendukung peningkatan kemampuan wartawan. (*3)

Ket. Foto:
1. Ketua PWI NTB, H. Nasruddin Zen memberikan sambutan saat penutupan UKW. (HarianNusa.com)

2. Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri Chairudin Bangun saat menutup kegiatan UKW. (HarianNusa.com)

- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia