fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaNTBFraksi PKS DPR Serahkan Bantuan bagi Korban Banjir Bima

Fraksi PKS DPR Serahkan Bantuan bagi Korban Banjir Bima

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Bima – Ketua Fraksi PKS DPR RI DR. H. Jazuli Juwaini kembali instruksikan anggotanya potong gaji untuk membantu warga masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat dan sejumlah Kabupaten-Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh H. Johan Rosihan, ST., anggota Fraksi PKS dari daerah pemilihan NTB 1 (Pulau Sumbawa) yang langsung ke lokasi banjir Bima, Rabu (7/4/2021).

Tiba di Bandara Sultan Salahuddin Bima sekitar pukul 17.30, Johan langsung menuju Desa Rato, Desa Leu, dan Desa Danilo, lokasi yang terdampak cukup parah.

- Advertisement -

Usai melaksanakan sholat Maghrib bersama ratusan warga di Masjid Rato, Johan kemudian berjalan kaki masuk kampung menyusuri rumah warga. Dari gang ke gang menyapa warga sambil menyerahkan bantuan berupa makanan siap santap dan bahan makanan untuk diolah beberapa hari kedepan.

“Salam dari pimpinan dan anggota Fraksi PKS DPR RI, ini saya sampaikan sumbangan dari rekan-rekan di Jakarta, semoga meringankan dan mengibur bapak ibu yang terkena musibah. Kami menghimpun dana untuk bapak-ibu, dan sebagian lagi untuk saudara saudara kita di NTT yang juga mengalami musibah”, ujar Johan.

Bersama pengurus PKS Kabupaten dan Kota Bima, Johan disambut hangat di tiga titik lokasi yang didatangi. Ia juga menyempatkan diri berdialog menyerap aspirasi warga.

“Banjir sudah beberapa hari berlalu, sebagian warga ada yang menyampaikan keluhan gatal dan gangguan kesehatan. Kita akan berikan layanan kesehatan juga setelah ini di beberapa titik”, terangnya kepada HarianNusa.com.

Selepas dari Bima, Johan yang juga Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Bali dan Nusa Tenggara DPP PKS akan melanjutkan perjalanan ke lokasi banjir bandang di Flores Nusa Tenggara Timur.

“Tidak ada penerbangan langsung ke Flores (dari Bima), besok saya harus kembali ke Lombok, kemudian ke Bali untuk terbang ke Maumere, Pulau Flores NTT. Disana bahkan lebih parah dan banyak korban jiwa”, tutup Johan.

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -