fbpx
23 C
Mataram
Jumat, September 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,181,309
Total Kasus
Updated on 17/09/2021 10:38 am
BerandaLombok BaratTekan Peredaran Rokok Ilegal, Lombok Barat dan Kantor Bea Cukai Mataram Lakukan...

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Lombok Barat dan Kantor Bea Cukai Mataram Lakukan Sosialisasi

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa, Lombok Barat – Untuk menekan peredaran rokok ilegal di Lombok Barat, Pemkab Lobar bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram menggelar sosialisasi terkait Bea dan Cukai hasil tembakau.

Sosialisasi yang dikemas dalam Talkshow bertajuk Gempur Rokok Ilegal ini menghadirkan narasumber Sekda Lombok Barat H. Baehaqi, Kabag Ekonomi Setda Lobar Agus Rahmat Hidayat, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Mataram Riyanto Hadi Saputro, dan Kepala Seksi Kepabeanan Cukai dan Dukungan KPPBC Mataram Arseto Triyowingsatyo, di kantor Radio Giri Menang Lombok Barat, Selasa, (6/7/2021).

Kepala Seksi Kepabeanan Cukai dan Dukungan KPPBC Mataram menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan atas dukungan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Tujuannya, agar masyarakat memahami bahwa hasil tembakau tersebut dikenakan cukai.
Hasil cukai itu, nantinya dipergunakan untuk program-program kesehatan, kesejahteraan, dan pengawasan rokok ilegal.

- Advertisement -

"Jika peredaran rokok ilegal ditekan maka pengusaha rokok akan merasa tenang dalam memasarkan hasil tembakaunya," terang Arseto Triyowingsatyo saat diwawancara usai kegiatan.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Mataram Riyanto Hadi Saputro menyebutkan, selama kurun waktu enam bulan (Januari-Juni 2021) ini, pihaknya sudah melakukan 75 penindakan peredaran cukai hasil tembakau ilegal di Pulau Lombok. Dari angka tersebut Lombok Barat menduduki predikat kedua tertinggi.

"Berdasarkan daerah penindakan, Lombok Barat sebesar 27 persen," ungkapnya.

Dari hasil penindakan tersebut, pihaknya memberikan sangsi administrasi hingga pemusnahan BKC. "Periode 2021 ini kami telah memberikan saksi administrasi sebanyak 8 kali," katanya.

Sebelumnya Kabag Ekonomi Lombok Barat, Agus Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Lombok Barat bersama stakeholder terkait terus berupaya menekan peredaran cukai hasil tembakau ilegal di Lombok Barat.

Diharapkan kedepannya ada peraturan daerah terkait penyelesaian atau proses pemenuhan peraturan bea cukai itu sendiri.

"Kedepannya kita akan bekerjasama dengan dinas perizinan dan pihak-pihak terkait supaya bisa membantu memudahkan masyarakat terutama pengusaha tembakau," ujarnya. (*)

Ket. Foto:
Kegiatan Talkshow gempur rokok ilegal di Kantor Radio Giri Menang Lombok Barat. (HarianNusa)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -