fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaNTBKabupaten/Kota Didorong Progresif Usulkan Tuntas Blank Spot dan Lemah Sinyal

Kabupaten/Kota Didorong Progresif Usulkan Tuntas Blank Spot dan Lemah Sinyal

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa, Kabupaten Sumbawa -Pemerintah kabupaten dan kota se-NTB didorong untuk memperkuat sinyal dan optimasi jaringan internet dan telekomunikasi. Mengingat pentingnya jaringan internet di era digitalisasi ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., MM., pada saat kunjungan ke Kabupaten Sumbawa, Jumat, (3/9/2021).

"Di era teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini, kebutuhan jaringan internet sangat penting," kata Doktor Najm didepan Wabup dan Sekda Kabupaten Sumbawa serta Forum Wartawan Pemerintah Provinsi NTB.

- Advertisement -

Hal ini penting disampaikan, sehingga Kabupaten/Kota siap dari berbagai aspek. Salahsatunya ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi, menghadapi penyelenggaraan even Nasional hingga Internasional.

Penguatan sinyal dan optimalisasi jaringan internet dan telekomunikasi ini penting dilakukan, untuk memastikan dan mendukung berbagai aktivitas dan kegiatan masyarakat maupun pemerintah.

Seperti kebutuhan proses input data laporan di kantor desa dan bahkan kantor pemerintahan lainnya. Begitupun dalam mendukung proses belajar mengajar sektor pendidikan, mengingat karena pandemi Covid-19 membutuhkan internet yang cepat dan stabil.

Diakuinya, tercatat hingga bulan Mei 2021, Provinsi NTB masih terdapat 42 titik lokasi blank spot dan terdapat sebanyak 63 titik area yang masih lemah sinyal yang tersebar di sepuluh kabupaten kota di Provinsi NTB.

Sedangkan, di kabupaten Sumbawa ada 22 area lemah sinyal yang perlu diperkuat dan optimasi jaringan internet. Sedangkan ada 10 area blank spot.

"Kalau blank spot harus diintervensi untuk pembangunan infrastruktur BTS baru,"ucap mantan Karo Humaspro NTB ini.

Sedangkan sebanyak 22 area lemah sinyal, harus diperkuat sinyal dan optimasi jaringannya. Misalnya dibangun BTS mini pendukung atau dipasang Vsat maupun fiberoptik guna meningkatkan band wide dan kapasitasnya.

Selain itu, Doktor Najam menyampaikan, Pemkab Sumbawa harus seoptimal mungkin mengusulkan lokasi dan wilayah tersebut, kepada BAKTI Kemenkominfo RI, agar pada tahun 2022 dibangun infrastruktur dan penguatan serta optimalisasi jaringan.

"Kami dorong dan suport jajaran Dinas Kominfo Sumbawa dan jajarannya untuk proaktif melihat area itu," ujar Bang Najm.

Mewakili Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM. mengatakan apresiasi atas kunjungan Forum Wartawan Pemerintah Provinsi NTB.

"Kunjungan dan silaturahmi ini, dapat memperkuat sinergi dan koordinasi untuk membantu mempublikasikan potensi di Sumbawa," kata Sekda.

Dikatakan pula, bahwa berbagai capaian dan keberhasilan yang diperoleh daerah selama ini. Namun masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi.

Kegiatan tersebut turut asisten 3 Setda Kabupaten Sumbawa, Kadis kominfotik Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Sumbawa, ketua PWI Sumbawa dan sejumlah insan pers di Sumbawa. (*)

Ket. Foto:
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., MM., dalam kunjungannya ke Kabupaten Sumbawa. (Istimewa)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -