Jumat, Januari 27, 2023
Jumat, 27 Januari, 2023

2.610 Mahasiswa Unram gelar KKN Tematik

- Advertisement -

HarianNusa, Mataram – Universitas Mataram (Unram) melepas dua ribu lebih mahasiswa yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik (Reguler dan MBKM) periode semester gasal 2022/2023 pada Senin, 19 Desember 2022.

Rektor Unram diwakili oleh Wakil Rektor bidang Akademik Unram, Agusdin, S.E., MBA., DBA., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram dan jajaran yang telah berupaya untuk membantu terlaksananya acara pelepasan KKN Tematik Unram.

Ia menjelaskan bahwa KKN merupakan kegiatan dalam rangka perwujudan dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat serta implementasi MBKM dan capaian indikator kinerja utama. “Oleh karena itu mari kita laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Agusdin.

Tak lupa, Wakil Rektor I itu menyampaikan pesan untuk selalu menjaga almamater serta menjaga sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat. “Jaga sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat sehingga nama kalian juga tetap terjaga, nama lembaga juga tetap terjaga,” pesannya.

Pihaknya juga mengingatkan seluruh mahasiswa peserta KKN harus menjalankan program kerja secara profesional dan optimal. Karena kegiatan KKN dinilai sebagai bentuk sumbang saran kampus bagi pembangunan, dan pengembangan iptek, sosial, ekonomi, dan budaya. Karena Perguruan Tinggi memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam menyukseskan pembangunan.

Ketua Pusat Layanan KKN LPPM Unram, Dr. Ir. Sukartono, M.Agr., dalam sambutannya menyampaikan, KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdispliner, institutional, dan kemitraan.

Sukartono menyampaikan laporan pelaksanaan KKN periode Desember 2022 sampai dengan Februari 2023 diikuti oleh 2.610 orang mahasiswa yang tersebar di 9 fakultas dan 3 prodi di bawah Rektor. Jumlah 2.610 orang mahasiswa tersebut tersebar di tujuh tema besar yaitu tema desa sehat untuk 47 desa, tema desa preneur untuk 91 desa, tema yang berkaitan dengan zero waste di 8 desa, tema yang berkaitan dengan pertanian maju berkelanjutan di 62 desa, tema desa digital 2 desa, desa dengan tema tanggap bencana di 8 desa dan yang terakhir desa wisata di 43 desa. Total keseluruhan ada 261 desa di Pulau Lombok yang menjadi sasaran KKN periode Desember 2022 hingga Februari 2023.

261 desa dengan 261 kelompok mahasiswa KKN tersebar di berbagai wilayah di Pulau Lombok. Untuk Kabupaten Lombok Barat akan diturunkan mahasiswa di 88 desa. Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 18 desa. Kabupaten Lombok Timur sebanyak 117 desa dan Kabupaten Lombok Utara sebanyak 38 desa.

Dalam laporannya, Sukartono menyampaikan akan memperluas sasaran penempatan KKN di luar Pulau Lombok. “20 tahun lebih, saya melihat belum ada mahasiswa KKN kita di desa-desa di pulau Sumbawa. Ke depan kita akan coba itu dan mohon dukungan agar kita bisa melaksanakan KKN di seluruh desa yang berada di Nusa Tenggara Barat,” harapnya.

“Pelepasan KKN hari ini telah melalui proses sesuai peraturan yang tertuang dalam buku pedoman KKN Unram, mulai dari proses pendaftaran, validasi data serta pembekalan dengan sistem pengklasteran sesuai dengan tema,” tutupnya. (03)

Ket. Foto:
Pelepasan Dua ribu lebih mahasiswa Universitas Mataram yang akan mengikuti KKN Tematik. (Istimewa)

- Advertisement -
spot_img
Jumat, 27 Januari, 2023
Tokopedia
Tokopedia
Tokopedia

Share post:

Subscribe

Berita Populer

Berita Terbaru

Berita Lainnya
Terkait

Direct Flight ke Lombok Dibuka Kembali, Gubernur NTB: Terimakasih Airasia

HarianNusa, Jakarta - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bertemu...

Winengan: Pak Mesir Aktivis Hingga Akhir Hayatnya

HarianNusa, Jakarta - Sekitar pukul 22.27 WIB, Koordinator Presidium...

Mantapkan RKPD 2024, Pemkab Lobar Gelar Konsultasi Publik

HarianNusa, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengadakan...

Anugerah Media Humas 2023 digelar di NTB

HarianNusa, Jakarta - Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin...