Kamis, Juli 18, 2024
spot_imgspot_img
BerandaNTBViral di Medsos, Pendamping PKH Lobar dan Lurah Dasan Geres Gerak Cepat...

Viral di Medsos, Pendamping PKH Lobar dan Lurah Dasan Geres Gerak Cepat Kunjungi Papuk Samsiah

- Advertisement - Universitas Warmadewa

HarianNusa, Lombok Barat – Setelah kondisi kesehariannya yang serba kekurangan viral di media sosial, keberadaan papuk Samsiah kini mendapat perhatian penuh dari pemerintah setempat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat gerak cepat mengunjungi Papuk Samsiah. Hal ini sebagai bentuk respon cepat Pemkab Lobar melalui Tim Pendamping PKH Lobar, Lurah dan Babinsa dan Babinkamtibmas terhadap kondisi Papuk Samsiah yang cukup memprihatinkan. Hal tersebut dilakukan Rabu, 27 September 2023.

Menurut Kadis Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya, Pendamping PKH Lobar bersama Lurah dasan Geres serta Kepala Lingkungan langsung bergerak cepat mengunjungi Papuk Samsiah yang hidup bersama cucunya yang saat ini duduk di bangku kelas 5 SD. Dalam kunjungan tersebut Tim Pendamping PKH melakukan asesment atau pendataan terhadap Papuk Samsiah sebagai salah satu langkah untuk memberikan bantuan kepada lansia.

Dari pendataan yang dilakukan diperoleh informasi bahwa Papuk Samsiah memiliki seorang anak yang menjadi TKW di Malaysia. Ia setiap bulannya dikirimkan uang 500 ribu untuk biaya hidup dari anaknya di malaysia. Selain itu ia juga mendapat penghasilan 25.000 ribu rupiah setiap hari dari upah mencari rumput.

"Tim kami dari Pendamping PKH dan Lurah sudah bergerak cepat menindak lanjuti tentang papuk samsiah ini. Ini sebagai langkah awal yang dilakukan pemerintah Daerah," ujarnya

Dalam kesempatan ini, menurut Lalu Martajaya, Tim Pendamping PKH juga menyebutkan bahwa Papuk Samsiah tidak memiliki adminduk seperti KTP dan KK. Kadis sosial ini mengatakan Pemerintah Daerah akan secepatnya membantu Papuk Samsiah untuk mengurus Adminduk nya sehingga dapat memperoleh bantuan dari Pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Tim PKH akan bergerak cepat melakukan koordinasi bersama dinas Dukcapil agar adminduk papuk Samsiah yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh bantuan sosial dapat segera selesai. Selain itu Pendamping PKH dan Lurah serta babinsa dan babinkamtibmas akan menjadwalkan untuk gotong royong merapikan rumah dari papuk samsiah.

"Tim PKH akan gerak cepat membantu pengurusan Adminduk dan bersama lurah dan berbagai pihak akan gotong royong merapikan rumah papuk samsiah," ujarnya.

Sementara itu Kadis Kominfotik Lombok Barat, Ahad Legiarto menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah berterima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam memberikan informasi tentang keberadaan dan kondisi papuk samsiah. Menurutnya, ini bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mengatasi berbagai problem sosial yang belum disentuh atau ditangani oleh Pemerintah Daerah. Hal ini menurutnya sebagai sesuatu yang positif dan sangat membantu Pemerintah Daerah sehingga masalah sosial ini bisa cepat ditangani.

"Ini bentuk partisipasi masyarakat dan tentu ini sangat membantu Pemerintah Daerah," ujarnya.

Ahad Legiarto mengatakan bahwa Pemerintah Daerah tetap melakukan pendataan dan pendampingan terhadap lansia dan masyarakat tidak mampu, melalui pendamping program keluarga harapan. Hal ini sebagai langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengentaskan kemiskinan di Lobar. Pemerintah Daerah juga akan bergerak cepat dalam merespon berbagai informasi dari masyarakat terkait dengan masalah sosial agar dapat segera diatasi. (HN)

Ket. Foto:
Tim Pendamping PKH Lobar, Lurah dan Babinsa dan Babinkamtibmas mengunjungi kediaman Papuk Samsiah, kakek yang viral di medsos karena kondisinya yang memprihatinkan. (Istimewa)

RELATED ARTICLES
spot_img
Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img

Populer Pekan ini

Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
- Advertisment -

Banyak Dibaca

Berita Terbaru

- Advertisment -