HarianNusa, Bima – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan kesiapan sistem kelistrikan khususnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah melalui kegiatan pemeliharaan terpadu bertajuk Matajitu yang dilaksanakan oleh PLN UP3 Bima di Penyulang Tekasire, Kabupaten Bima. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Kegiatan Matajitu dilaksanakan pada 19 Februari 2026 mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA, mencakup wilayah Desa Tekasire, Soriutu, dan Banggo di Kecamatan Manggalewa. Penyulang Tekasire sepanjang kurang lebih 86,76 kilometer menjadi fokus pemeliharaan.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa PLN melakukan penguatan sistem secara preventif guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman dan aman tanpa gangguan listrik. “Ramadan merupakan momen penting bagi masyarakat, sehingga PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi andal. Kegiatan pemeliharaan terpadu ini menjadi bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan listrik yang prima bagi pelanggan,” ujar Sri Heny.
Sebanyak 60 personel gabungan dari seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerja UP3 Bima diterjunkan untuk melaksanakan pekerjaan secara terintegrasi. Pola kerja terpadu ini dilakukan agar potensi gangguan dapat ditangani secara menyeluruh dalam satu waktu, sehingga risiko gangguan berulang dapat diminimalkan.
Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi penggantian kawat penghantar jaringan tegangan menengah, penggantian isolator dan arrester, serta perabasan pepohonan yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Seluruh aktivitas dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keandalan sistem.
Menurut Sri Heny, langkah preventif ini sangat penting mengingat peningkatan kebutuhan listrik pada waktu-waktu krusial selama Ramadan, seperti saat sahur dan berbuka puasa. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk, tanpa khawatir akan gangguan listrik. Oleh karena itu, penguatan jaringan perlu dilakukan secara menyeluruh,” tambahnya.
PLN UIW NTB juga terus melakukan pemantauan kondisi jaringan secara real time serta menyiagakan personel dan peralatan untuk merespons potensi gangguan dengan cepat. Upaya ini merupakan bagian dari siaga PLN dalam menghadapi periode siaga Ramadan dan Idulfitri.
PLN UIW NTB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan melalui pemeliharaan berkelanjutan, penguatan sistem distribusi, serta kesiapan personel selama Ramadan dan Idulfitri, demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat. (F*)
Ket. Foto:
Petugas PLN sedang melakukan peningkatan sistem jaringan listrik. (Ist)


