BerandaDompuNgamuk di Pasar, Seorang Preman Menangis Setelah Ditangkap Polisi

Ngamuk di Pasar, Seorang Preman Menangis Setelah Ditangkap Polisi

HarianNusa.com, Dompu – Seorang preman berinisial J (30) asal Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu mengamuk di pasar daerah setempat, Senin (11/12) sekitar pukul 23.45 Wita.

Ia keluar dengan membawa parang dan marah-marah pada pejalan yang melintas di lokasi tanpa sebab yang jelas. Bahkan seorang warga bernama Fery (28) mengalami lukan pada tangan kanannya akibat ditebas pelaku.

Pelaku ngamuk semakin menjadi-jadi sehingga membuat warga ketakutan. Saat itu warga kemudian melaporkan pada Polres Dompu.

“Atas laporan warga, kami segera menerjunkan anggota ke lokasi,” ujar Kasubag Humas Polres Dompu IPTU Suhatta.

Saat polisi tiba dan melakukan penangkapan terhadap pelaku, preman tersebut justru menangis tidak ingin ditangkap. Ia terlihat memohon pada polisi untuk tidak dibawa ke kantor polisi.

Namun karena telah menyebabkan keributan dan membuat korban luka, ia kemudian dibekuk dan digiring menuju kantor polisi. Preman “alay” tersebut tampaknya menyesali perbuatannya setelah diproses hukum. (sat)

spot_img

Baca Juga