fbpx
23 C
Mataram
Rabu, Desember 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
543,975
Total Kasus
Updated on 02/12/2020 5:15 am
Beranda Headline Pancasila Lahir untuk Mempersatukan

Pancasila Lahir untuk Mempersatukan

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

Mataram, HarianNusa.com — “Selamat hari lahir Pancasila. Kita Indonesia, Kita Pancasila. Semua anda Indonesia, semua anda Pancasila. Saya Indonesia, saya Pancasila,” itulah antara lain petikan isi pidato Presiden RI, Jokowidodo pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017, yang baru pertama kali di peringati oleh seluruh bangsa Indonesia sepanjang sejarah Republik ini.

Peringatan Hari lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Kepres Nomor ; 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila  dan tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir tuhan untuk  adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-bhineka tunggal ika-an kita.

- Advertisement -

Ditengah kemajemukan itu, kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri, karena Pancasila. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H.Muh Amin, SH.,M.Si menyampaikan hal itu saat bertindak selaku inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kamis, 1 Juni 2017 tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB.

Dihadapan ribuan ASN dan pelajar yang mengikuti  hari lahir Pancasila itu, Wagub membacakan amanat Presiden RI, Joko Widodo yang menegaskan, Pancasila sebagai  kesepakatan yang mencerminkan jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari pelosok nusantara untuk mempersatukan bangsa.

Presiden mengingatkan saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan kita, yang mengusung ideologi selain Pancasila. Hal itu diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak manggaungkan hoax alias kabar bohong.

Karenanya, presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, Indonesia bisa terhindar dari  perpecahan dan tetap bersatu serta bergotong royong membangun bangsa,” tegas Presiden Joko Widodo.

Oleh karenanya, ia mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan POLRI serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga, memahami dan mengamalkan Pancasila. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2017 tentang unit kerja Presiden pembinaan ideologi Pancasila, pemerintah kembali berkomitmen untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga ini diberi tugas memasyarakat Pancasila yang terintegrasi dengan program-program pembangunan. Seperti program pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, yang menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. (zen)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Gubernur Sambut Baik Kerjasama NTB dengan Northern Territory

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT), salah satu wilayah federal...

KPK Minta Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan Ditertibkan

HarianNusa.com, Lombok Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Gili Trawangan mulai di tertibkan. Pasalnya, pengelolaan...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia