fbpx
27 C
Mataram
Beranda Headline Pancasila Lahir untuk Mempersatukan

Pancasila Lahir untuk Mempersatukan

Mataram, HarianNusa.com — “Selamat hari lahir Pancasila. Kita Indonesia, Kita Pancasila. Semua anda Indonesia, semua anda Pancasila. Saya Indonesia, saya Pancasila,” itulah antara lain petikan isi pidato Presiden RI, Jokowidodo pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017, yang baru pertama kali di peringati oleh seluruh bangsa Indonesia sepanjang sejarah Republik ini.

Peringatan Hari lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Kepres Nomor ; 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila  dan tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir tuhan untuk  adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-bhineka tunggal ika-an kita.

Ditengah kemajemukan itu, kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri, karena Pancasila. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H.Muh Amin, SH.,M.Si menyampaikan hal itu saat bertindak selaku inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kamis, 1 Juni 2017 tingkat Provinsi NTB, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB.

Dihadapan ribuan ASN dan pelajar yang mengikuti  hari lahir Pancasila itu, Wagub membacakan amanat Presiden RI, Joko Widodo yang menegaskan, Pancasila sebagai  kesepakatan yang mencerminkan jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari pelosok nusantara untuk mempersatukan bangsa.

Presiden mengingatkan saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan kita, yang mengusung ideologi selain Pancasila. Hal itu diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak manggaungkan hoax alias kabar bohong.

Karenanya, presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, Indonesia bisa terhindar dari  perpecahan dan tetap bersatu serta bergotong royong membangun bangsa,” tegas Presiden Joko Widodo.

Oleh karenanya, ia mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan POLRI serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga, memahami dan mengamalkan Pancasila. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2017 tentang unit kerja Presiden pembinaan ideologi Pancasila, pemerintah kembali berkomitmen untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga ini diberi tugas memasyarakat Pancasila yang terintegrasi dengan program-program pembangunan. Seperti program pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, yang menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. (zen)

Stay Connected

22,454FansSuka
6,320PengikutMengikuti
8,458PengikutMengikuti
1,453PelangganBerlangganan

Must Read

TNI-Polri Bersinergi Bantu ODP di Sumbawa

HarianNusa.com, Sumbawa - TNI-Polri terus bersinergi dalam membantu masyarakat ditengah merebaknya musibah penyebaran corona virus disease (Covid-19). Kali ini warga berstatus berstatus ODP di...
- Advertisement -

Alhamdulillah, Dua Pasien Positif Corona RSUD NTB Sembuh dan Dipulangkan

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyatakan dua pasien Positif Corona (Covid-19) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan...

Pasien PDP asal Lombok Barat yang meninggal Dinyatakan Negatif Corona

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah NTB selaku Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si menyampaikan seorang...

75 arang Diamankan dalam Operasi Pekat Polres Lombok Timur

HarianNusa.com, Lombok Timur - Polres Lombok Timur berhasil mengamankan 75 orang tersangka berikut puluhan barang bukti kendaraan, barang elektronik, miras serta uang tunai dalam...

Berita Populer Pekan ini

Angin Puting Beliung Terekam Kamera dari Area Bandara Internasional Lombok

HarianNusa.com, Lombok Tengah - Sebuah video angin puting beliung beredar dengan cepat melalui jejaring media sosial WhatsApp Minggu (5/4) Siang. Video ponsel...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

PHBS Strategi Tangkal Penyebaran Virus Versi Satgas Pandemi Covid-19 Unram

HarianNusa.com, Mataram - Satuan Tugas (Satgas) Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Universitas Mataram (Unram), yang dibentuk sebagai salah satu strategi kesiapan Unram dalam...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Pemprov NTB Fokus Pada Pencegahan Covid 19 & Penanganan Dampak Social Ekonomi

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., memastikan kebijakan dan langkah yang akan diambil Pemprov NTB saat ini...