Kelompok Teroris Bima Rencana Rebut Senjata Api di Polsek Woha

59
konferensi pers Polda NTB terkait penangkapan teroris di Bima
Konferensi Pers Polda NTB terkait penangkapan teroris di Bima

HarianNusa.com, Mataram – Tiga terorisme yang tertangkap di Kabupaten Bima rencana akan menyerang Mapolsek Woha. Kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) ini rencananya akan merebut senjata api di Mapolsek tersebut. Hal tersebut diungkap Wakapolda NTB, Kombes Pol Drs. Imam Margono di Mapolda NTB, Senin (19/6).

“Pengakuan Kurniawan (pelaku) menyatakan bahwa kelompok ini telah siap menyerang beberapa tempat yang telah disurvei antara lain, pengeboman di Mapolsek Waho dan melumpuhkan anggota Polri Mapolsek Waho untuk merebut senjata api,” ujarnya.

Pelaku teror teror tersebut juga akan melakukan pengeboman di Polsek Bandara Bima dan Mapolres Kabupaten Bima.

Ketiga pelaku diketahui bernama Kurniawan alias Nia bin Hamzah asal Desa Dore, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nasrul Hidayat alias Dayat asal Desa Dore, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima dan Rasyid Ardiansyah alias Olga asal Kabupaten Bima.

Ketiganya merupakan kelompok teroris JAD yang berafiliasi dengan ISIS. Ketiganya adalah kelompok teroris Panatoi di bawah pimpinan ustadz Iskandar yang telah tertangkap pada 2010 lalu.

“Ketiganya merupakan kelompok terorisme Panatoi di bawah pimpinan ustadz Iskandar yang tertangkap tahun 2010 lalu,” ungkapnya.

Kurniawan bertugas sebagai pelaku utama merakit bom dan survei lokasi, Nasrul Hidayat sebagai kurir yang bertugas membeli bahan pembuat bom dan Rasyid Ardiansyah pada 2012 lalu bertugas sebagai pelaksana Fa’I di Pos Giro Ciputat. (sat)