Tuduh Polisi Lakukan Pungli, Seorang Pria di Lombok Tengah Mengaku Khilaf

52
Kapolsek Kopang mediasikan warga dan Brigadir Irwan. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Beredar luas di media sosial facebook sebuah foto polisi yang dibagikan seorang warga. Foto tersebut mendadak viral lantaran pengunggah foto tersebut menuduh polisi berpangkat Brigadir melakukan pungutan liar (pungli) terhadap dirinya.

Pria tersebut mengaku mengurus surat kehilangan di Polsek Kopang. Namun saat surat kehilangan usai dibuat, dia mengaku dimintai uang sebesar Rp 30 ribu oleh Brigadir Irwan Rozani. Pria tersebut kemudian memberikan uang Rp 10 ribu pada Brigadir Irwan, yang diterima dengan raut cemberut oleh Brigadir Irwan.

Namun belakangan diketahui informasi tersebut tidak benar. Pria yang mengaku adanya pungli di Polsek Kopang kemudian dipanggil Kapolsek Kopang, Kompol Marbaiyono untuk dimintai keterangan terkait kebenaran informasi tersebut. Kapolsek secara langsung memediasi Brigadir Irwan dan warga tersebut.

Pria tersebut mengaku khilaf dan secara langsung meminta maaf pada Brigadir Irwan. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi aksi serupa.

Perkara tersebut kini selesai di ruang mediasi. Pria pengunggah konten tersebut tidak diproses hukum.

Sementara Brigadir Irwan menyayangkan tindakan yang dilakukan warga tersebut. Padahal menurutnya, dia membuatkan surat kehilangan tersebut tanpa sama sekali meminta bayaran.

“Saya tidak pernah meminta uang Rp 30 ribu, apalagi Rp 10 ribu,” ujarnya, Kamis (13/7).

Brigadir Irwan juga telah memaafkan pria tersebut, namun proses selanjutnya ia menyerahkan pada atasannya, karena tidak hanya dia yang dirugikan dalam kasus ini, melainkan institusi Polri.

“Saya pribadi sudah memaafkan. Tapi kasus ini saya serangkan pada atasan saya, karena ini juga menyangkut nama baik Polri, khususnya Polres Loteng dan Polsek Kopang,” jelasnya. (sat)