Tidak Bayar Ongkos Taksi Berujung Jeruji Besi, Ternyata ini Sebabnya…

186
Seorang pelaku berinisial AH (32) diperiksa polisi. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Siapa sangka aksi kriminalitas berhasil terkuak lantaran pelakunya melakukan suatu kesalahan kecil. Seorang sopir taksi melaporkan seorang pemuda yang tidak membayar ongkos taksi pada Polsek Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng), Sabtu (15/7).

Keluhan sopir taksi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mencari penumpang yang enggan membayar taksi tersebut. Penumpang berinisial AH (32) kemudian ditemui polisi.

Namun anehnya, saat ditemui polisi, AH tengah dalam kondisi mabuk. Dia muntah dan tercium aroma alkohol. Polisi pun melakukan pemeriksaan terhadap AH.

Polisi yang hendak memediasi hal sepele tersebut ternyata kaget setelah mengetahui isi saku celananya terdapat enam poket Kristal putih dalam klip bening yang ternyata adalah sabu.

“Semula kami hanya berniat untuk memediasi hal sepele tersebut. Namun saat pelaku diperiksa, ternyata di dalam kantong celananya terdapat enam poket Kristal bening diduga sabu,” ujar Kapolsek Praya Barat, AKP Gede Ariadana.

Pelaku sempat menolak untuk diperiksa polisi dengan dalih barang yang dibawanya adalah tawas (jenis garam untuk menjernihkan air). Namun polisi tidak semudah itu dikelabui. Polisi juga memeriksa tas yang dibawanya. Ternyata dalam tas tersebut berisi tutup botol berlubang dengan pipet, dua buah korek api gas dan satu set alat hisap sabu.

Kini pelaku tidak hanya terancam hukuman lantaran enggan membayar ongkos taksi, tetapi terancam pidana akibat penyalahgunaan narkotika. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=