fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 30, 2020
Update Covid-19 Indonesia
406,945
Total Kasus
Updated on 30/10/2020 10:33 am
Beranda Hukum & Kriminal Alasan Malu, Wanita di Gunung Sari Kubur Hidup-Hidup Bayinya

Alasan Malu, Wanita di Gunung Sari Kubur Hidup-Hidup Bayinya

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Kasus bayi yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terkubur di belakang rumah salah seorang warga di Dusun Gubuk Baru, Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat akhirnya terkuak. Pelaku yang mengubur bayi tersebut hidup-hidup adalah ibu kandungnya sendiri berinisial NH (47).

Jenazah bayi ditemukan warga di belakang rumah salah seorang warga sekitar pukul 07.30 Wita, Senin (21/8). Kronologis penemuan tersebut berdasarkan keterangan Kapolsek Gunung Sari, AKP Hari Priono, bahwa sekitar pukul 18.00 Wita, Minggu (20/8), warga merasa curiga atas bau busuk dari belakang rumah salah seorang warga.

“Pagi harinya warga menggali sumber bau tersebut. Ternyata yang terkubur orok bayi. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut pada Bhabinkamtibmas Penimbung dan selanjutnya dilaporkan pada Polsek Gunung Sari,” ujarnya.

- Advertisement -

Terungkapnya pelaku yang menguburkan bayi tersebut lantara NH saat pulang merantau dari Qatar dalam keadaan hamil, sehingga dengan cepat dicurigai sebagai otak dari aksi keji tersebut.

Saat polisi melakukan penyidikan, ternyata NH sedang dirawat di RSUP NTB. NH dioperasi lantaran mengalami pendarahan pasca melahirkan. Polisi yang mengintrogasi NH akhirnya menemukan jawaban kasus tersebut. NH tega menguburkan bayinya hidup-hidup lantaran merasa malu melahirkan seorang anak tanpa ayah. Pasalnya, dia hamil sejak berada di rantauan. Terlebih lagi statusnya adalah janda.

“Dia mengaku melakukan aksi tersebut lantaran malu statusnya sebagai janda. Dia melahirkan tanpa bantuan siapapun, kemudian usai melahirkan dia langsung mengubur bayinya,” ungkap AKP Hari Priono.

Mayat bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dengan panjang 51 cm dan berat 2,1 kg. Sementara ibu dari bayi tersebut masih dirawat di RSUP NTB dan bersiap untuk diproses hukum saat sembuh nanti. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Kunjungi Sumbawa, Wagub Semangati Para Nakes

HarianNusa.com, Sumbawa - Rumah Sakit menjadi salah satu garda terpenting dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menjadi korban wabah ini. Oleh karena...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia