Antisipasi Gejolak PT Freeport, 100 Personel Polda NTB Dikirim

183
Pasukan Brimob. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Sebanyak 100 personel Brimob Polda NTB akan diberangkatkan ke Papua. Keberangkatan dijadwalkan pada 12 September 2017 mendatang. Hal tersebut untuk melakukan pengamanan pada PT Freeport.

Diketahui PT Freeport dan pemerintah Indonesia telah menyepakati divestasi saham sebesar 51 persen untuk kepemilikan nasional. PT Freeport mempertahankan asetnya dengan mengancam akan melakukan PHK besar-besaran terhadap karyawan. Sehingga hal tersebut dapat memantik konflik masyarakat.

Untuk meminimalisir konflik terjadi bilamana terjadi PHK besar-besaran, maka personel kepolisian diturunkan. Anggota akan berada di Papua selama empat bulan menggantikan Brimob Polda Bengkulu yang terlebih dahulu melakukan pengamanan.

“Kami telah berlatih secara mental dan fisik beberapa bulan sebelumnya setelah mendapat perintah jadwal keberangkatan kami,” ujar Komandan satuan penugasan Brimob, AKP Dedi A Puhiri SIK.

Ancaman gelombang PHK nanti akan dapat memicu respon negatif dari korban PHK sendiri. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut personel ditambah untuk dilakukan pengamanan pada perusahaan tambang yang berbasis di Arizona, Amerika Serikat tersebut. (sat)