fbpx
23 C
Mataram
Senin, Oktober 26, 2020
Update Covid-19 Indonesia
389,712
Total Kasus
Updated on 26/10/2020 8:53 am
Beranda Hukum & Kriminal Malam ini Dua Lingkungan di Pagutan Masih Saling Lempar

Malam ini Dua Lingkungan di Pagutan Masih Saling Lempar

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Situasi dua lingkungan di Kelurahan Pagutan, Kota Mataram malam ini, Minggu (3/9) masih mencekam. Meskipun bentrokan tidak terjadi, namun aksi saling lempar batu masih terjadi.

Puluhan anggota polisi berjaga di Lingkungan Peresak dan Lingkungan Asak, Pagutan. Anggota Sabhara dengan senjata lengkap berkumpul di beberapa titik perbatasan lingkungan.

Kendati telah ada pengamanan polisi, dua warga lingkungan tersebut masih saling lempar. Namun lemparan tidak ditujukan pada lingkungan yang terlibat bentrok, melainkan melempar sesuatu pada lingkungan mereka sendiri untuk menciptakan bunyi yang mengganggu. Sesekali lemparan juga dilakukan di badan jalan perbatasan dua lingkungan.

- Advertisement -

“Hemmm… Buah mangga jatuh…,” guyon seorang petugas polisi pada awak media yang memantau situasi.

Tidak hanya polisi, beberapa anggota TNI juga berjaga. Sebelumnya petugas polisi telah meminta kepala lingkungan kedua kampung tersebut untuk mengimbau warganya agar tidak saling lempar. Namun himbauan tersebut tidak digubris warga masing-masing lingkungan yang relatifnya berusia muda.

Suara lemparan masih terus terdengar, meskipun dengan jeda waktu yang sedikit lama. Begitu terdengar suara lemparan dari Lingkungan Peresak, suara lemparan yang sama terdengar di Lingkungan Asak, begitu pula sebaliknya.

Hingga kini polisi masih berupaya untuk berkoordinasi dengan masing-masing tokoh masyarakat agar pemuda kedua lingkungan menghentikan lemparan.

Sebelumnya sekitar pukul 06.00 Wita pagi tadi dua kelompok pemuda berbeda lingkungan terlibat bentrokan di Pasar Pagutan. Tidak diketahui motif yang mendasari kedua kelompok pemuda bentrok. Namun diduga bentrokan dipicu dendam lama. Juli 2017 lalu warga dua lingkungan terlibat bentrok lantaran memperdebatkan aturan yang hidup di tengah masyarakat. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Lewat Kulineran Khas Tradisional, SALAM Jilbab Ijo ajak Warga Samawa – Mbojo Ciptakan Mataram Berkah Cemerlang

HarianNusa.com, Mataram - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (SALAM)...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia