PSK Dolly Eksodus ke Mandalika, Dewan Minta Pemerintah Tindak Tegas

499
Ilustrasi

HarianNusa.com, Mataram – Sekretaris Komisi V DPRD NTB Bidang Sosial Masyarakat, M Hadi Sulthon menghimbau Pemerintah untuk segera melakukan tindakan terkait isu eksodus PSK dari Gang Dolly Surabaya ke kawasan Mandalika Lombok Tengah.

“Pemerintah harus sigap kalau memang hal itu benar,” ujar Sulthon kepada HarianNusa.com, Minggu, (17/9).

Seandainya isu tersebut benar, terang Sulthon, hal itu menjadi ancaman nyata khususnya bagi masyarakat sekitar. Selain itu, semangat pariwisata halal yang selama ini menjadi jargon pariwisata NTB juga akan tercoreng dengan kejadian tersebut.

“Saya pikir eksodus itu berbahaya. Apalagi kita kan sudah pariwisata halal,” katanya.

Oleh karenanya, Sulthon meminta kepada semua pihak, khususnya pemerintah dan aparat penegak hukum agar segera mengambil tindakan pencegahan dini, sebelum berpengaruh luas terhadap mental spiritual masyarakat sekitar kawasan Mandalika, dan NTB pada umumnya.

“Polisi dan Pol PP harus segera lakukan pemeriksaan di kos-kosan, kerja sama dengan desa kan bisa. Kan lebih baik mencegah dari pada mengobati,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, aparat desa setempat menyatakan kalau kegiatan PSK di kawasan Mandalika kian meresahkan. Terkait asal, rata-rata dari mereka datang dari luar daerah, beberapa merupakan eksodus dari lokalisasi Dolly Surabaya yang beberapa tahun lalu dibubarkan Pemerintah Kota Surabaya. (sta)