DPRD NTB Minta Pemerintah Tindak Tegas Kelompok Ekstrem Kanan dan Kiri

39
Anggota DPRD NTB TGH Hazmi Hamzar. (sta/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Dirasa membahayakan nilai-nilai keberagaman (moderat), anggota DPRD Provinsi NTB, TGH Hazmi Hamzar meminta pemerintah segera tindak tegas semua kelompok ekstremis, baik yang berhaluan kiri maupun kanan. Selasa, (19/7).

“Negara ini akan hancur karena dua hal, ekstrem kiri dan ekstrem kanan,” tegasnya.

Disampaikan Hazmi, isu ideologi seperti radikalisme agama dan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kembali mencuat akhir-akhir ini harus ditanggapi serius pemerintah, khususnya Pemprov NTB, sebab jika hal itu tidak dilakukan, ia khawatir akan berdampak pada berkurangnya nilai-nilai toleransi yang selama ini menjadi ciri masyarakat Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kalau pemerintah tidak mengambil sikap, kita-kita yang moderat ini bisa jadi korban,” katanya.

Namun yang terpenting, lanjut politisi asal Lombok Timur ini, kehadiran pemerintah untuk secara adil, dalam artian memberikan porsi yang seimbang dalam menekan dua kubu yang sama-sama berhaluan radikal tersebut. Jangan sampai timbul kesan di masyarakat, kalau pemerintah hanya peduli pada satu aliran dan mengabaikan aliran radikalisme yang lain.

“Dua-dua nya harus ditekan. Termasuk ekstrem kanan dan kiri. Sekarang ini, ekstrem kanan ditekan ekstrem kiri malah dibiarkan,” sesalnya. (sta)

iklanbebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online