Razia Ilegal Truk Pembawa Kayu di Lotim, Tiga Pelaku Ditangkap

38
Ilustrasi

HarianNusa.com, Mataram – Tiga dari empat pelaku yang kerap melakukan pemerasan berkedok razia kayu ditangkap polisi, Senin (25/9). Para pelaku ditangkap Tim Opsnal Polres Lombok Timur ketika memberhentikan truk pengangkut kayu di jalan raya Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim).

Masing-masing pelaku berinisial SA (23), SP (21) dan SI (20). Namun saat proses penggerebekan, seorang pelaku berhasil melarikan diri.

“Saat penangkapan, ada satu orang rekan dari ketiga pelaku berhasil melarikan diri,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, Kamis (28/9).

Dalam kesaksian ketiga pelaku, pelaku kerap melakukan pemalakan berkedok razia kayu ilegal. Pelaku mengaku sebagai polisi dari Reskrimum dan meminta sejumlah uang terhadap sopir truk. Pelaku kemudian menanyakan kelengkapan dokumen kayu dan memvonis kayu yang diangkut ilegal.

“Alasannya dibilang ilegal, akhirnya mereka menyuruh supir truk turun dan meminta sejumlah uang,” ungkapnya.

Seorang korban telah melapor kasus pemalakan pada polisi. Korban bahkan dipalak sebanyak tiga kali, dan total uang yang diserahkan dari tiga kali kasus tersebut berjumlah Rp 13 juta.

Para pelaku mengaku ada keterlibatan oknum polisi dan TNI dari aksi yang mereka lakukan, sehingga polisi kini masih mendalami kasus tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan POM TNI untuk menelusuri indikasi keterlibatan oknum TNI.

“Pengakuan kawanan ini ada keterlibatan oknum polisi dan TNI, untuk itu kami akan melakukan pemeriksaan dengan berkoordinasi dengan POM TNI,” pungkasnya.’

Sementara dari ketiga pelaku, barang bukti yang berhasil diamankan berupa mobil Suzuki Ertiga yang digunakan pelaku, sebuah dompet dan dua unit HP. (sat)