Danrem Sebut Ada Gerakan Komunis Gaya Baru di NTB

251

HarianNusa.com, Mataram – Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel (Inf) H. Farid Makruf, MA mengatakan sejak 2016 hingga 2017 masih terdapat gerakan komunis gaya baru di NTB, Selasa (3/10).

Menurutnya, berdasarkan data inteligen, pada tahun 2016 tercatat ada 11 kasus bermunculan logo palu arit melalui gambar, selebaran, stiker dan kaos bergambar palu arit di tengah masyarakat. Iya mengatakan hal tersebut merupakan indikasi kebangkitan PKI.

Visual berlogo partai terlarang tersebut menurutnya memiliki indikasi dengan berkembangnya paham yang telah mati sejak jauh hari tersebut.

Skala nasional, ia mengatakan ada kegiatan seminar tentang PKI, buku berjudul “Aku Bangga Jadi Anak PKI” termasuk Talkshow di stasiun televisi yang bangga menyatakan anak PKI. Ia juga mengatakan ada pihak-pihak tertentu yang mendatangi Mahkamah Internasional mendesak Pemerintah Indonesia meminta maaf pada keluarga PKI.

“Yang jadi korban siapa, yang meminta maaf siapa,” sindir Danrem.

Danrem mengatakan, jika dipelajari sejak tahun 1948, PKI terus melakukan kekejaman pada bangsa dan rakyat Indonesia. Dia mengatakan tidak ada salahnya jika Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang mengatakan ada gerakan PKI berkembang kembali.

“Ini salah satu bentuk kewaspadaan kami, karena ada komunis gaya baru yang sekarang mulai hadir di tengah-tengah kita,” pungkasnya.

TNI bersikap tegas untuk terus mengawasi gerakan komunis tersebut, karena dikhawatirkan akan menggantikan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. (sat)

iklanbebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online