9.800 Warga NTB Mengalami Gangguan Jiwa

119
Ilustrasi gangguan jiwa. (REUTERS/William Hong)

HarianNusa.com, Mataram – Hari Kesehatan Jiwa Dunia ke-25 jatuh pada hari ini, Selasa (10/10). Bertepatan dengan momentum tersebut, Rumas Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB menggelar diskusi kesehatan jiwa di tempat kerja.

Diketahui, berdasarkan data RSJ Mutiara Sukma, sebanyak 9.800 warga NTB mengalami gangguan jiwa. Angka tersebut berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013.

“Angka gangguan jiwa di NTB sebanyak 9.800 orang berdasarkan hasil Riskesdas 2013. Dari jumlah tersebut 14,3 persennya sudah pernah dipasung,” ujar Direktur RSJ Mutiara Sukma, Hj. Elly Rosila Wijaya.

Pada tahun 2016 pihak rumah sakit menemukan 577 penderita gangguan mental dipasung keluarga. Berdasarkan persentasi di atas, maka ada sekitar 800 orang yang belum ditemukan. Hal tersebut diduga pihak keluarga menyembunyikan identitas keluarganya yang mengalami gangguan jiwa.

“Ini ada kecendrungan pihak keluarga menyembunyikan anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa,” pungkasnya.

Saat ini pihak rumah sakit dan instansi terkait mengupayakan NTB bebas dari pasung. Setiap keluarga orang yang mengalami gangguan jiwa akan diberi imbauan untuk tidak memasuk anggota keluarganya, melainkan melakukan upaya penyembuhan pada RSJ.

Kerjasama juga akan dilakukan pada setiap Puskesmas. Artinya, pasien yang mengalami gangguan jiwa, jika ingin rawat di rumah, maka cukup berobat secara rutin melalui Puskesmas terdekat.

Elly Rosila juga menekankan untuk memperhatikan kejiwaan di dunia kerja. Karena kecendrungan perusahaan atau instansi yang mempekerjakan karyawan, hanya memprioritaskan kesehatan fisik karyawan, bukan kesehatan jiwa. Hal ini perlu ditekankan untuk membangun lingkungan kerja yang sehat pada pekerja.

“Kesehatan jiwa di tempat kerja sering terabaikan sebagai salah satu aspek penting kesehatan pekerja secara keseluruhan,” ucapnya. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=