fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Desember 3, 2020
Update Covid-19 Indonesia
549,508
Total Kasus
Updated on 02/12/2020 6:17 pm
Beranda Nasional Pengungsi Gunung Agung akan Bertambah

Pengungsi Gunung Agung akan Bertambah

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Gunung Agung di Karangasem Bali meletus pada pukul 17.05 Wita, Selasa (21/11) sore tadi. Letusan tersebut merupakan letusan dengan tipe freatik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, letusan freatik terjadi akibat adanya uap air bertekanan tinggi. Uap air tersebut terbentuk seiring dengan pemanasan air bawah tanah atau air hujan yang meresap ke tanah dalam kawah kemudian terjadi kontak langsung dengan magma.

“Letusan freatik disertai dengan asap, abu dan material yang ada di dalam tanah,” ujar Sutopo.

- Advertisement -

Meskipun tidak terlalu bahaya dibanding letusan magmatik, namun jumlah pengungsi diperkirakan akan meningkat. Hal tersebut karena penambahan zona berbahaya di sekitar Gunung Agung.

“Pengungsi ini akan bertambah mengingat warga Dusun Bantas Desa Abaturinggit sudah turun menjauh dari radius 7.5 km ke Kantor Camat Kubu. Warga Dusun Juntal Kaje rencana malam ini juga turun ke balai-balai banjar yang ada di Desa Kubu. Begitu juga warga dukuh juga sudah bersiap-siap untuk mencari tempat yang lebih aman,” jelasnya.

Untuk saat ini data pengungsi pada Selasa siang tadi sebanyak 29.245 jiwa yang tersebar di 278 titik pengungsian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya kabar yang belum terjamin kebenarannya soal Gunung Agung.

“Masyarakat diimbau tetap tenang. Jangan panik dan terpancing isu-isu menyesatkan. PVMBG akan terus memberikan informasi terkini. BNPB, TNI, Polri, Basarnas, BPBD, SKPD, relawan dan semua unsur terkait akan memberikan penanganan pengungsi,” pungkasnya.

Sementara kondisi di Bali tetap stabil. Bandara Internasional Ngurah Rai masih aman dan normal. Pariwisata di Bali juga masih aman, selain di radius berbahaya di sekitar Gunung Agung yang ditetapkan PVMBG yang memang tidak boleh ada aktivitas masyarakat. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

KPK Minta Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan Ditertibkan

HarianNusa.com, Lombok Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Gili Trawangan mulai di tertibkan. Pasalnya, pengelolaan...

UMP NTB 2021 Ditetapkan, Ini Besaran Nilainya

HarianNusa.com, Mataram - Dewan Pengupahan Provinsi NTB akhirnya menetapkan Upah Minimum (UMP) untuk Tahun 2021. Berdasarkan Sidang Dewan Pengupahan Provinsi NTB yang dilaksanakan pada...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia