fbpx
23.7 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Mahasiswa Unram Cari Victor Laiskodat saat Acara Nasdem di Kampus

- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Acara sosialisasi UU Ormas bertajuk Fraksi Nasdem Goes to Campus digelar di Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram), Selasa (5/12). Acara tersebut diwarnai penolakan puluhan mahasiswa Unram.

Puluhan mahasiswa membentang spanduk bertulis “Tolak Parpol Masuk Kampus” sembari berorasi mengecam digelarnya acara tersebut dengan embel-embel Parpol. Mahasiswa mendesak pihak kampus segera membubarkan acara tersebut karena dapat merusak citra kampus yang seharusnya steril dari kegiatan Parpol.

Salah seorang massa aksi dalam orasinya mengecam penyelenggaraan acara partai yang dikemas dalam bentuk sosialisasi UU Ormas. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menciderai marwah lembaga pendidikan yang seharusnya jauh dari kepentingan praktis.

“Kegiatan ini sangat menciderai marwah lembaga pendidikan tinggi yang seharusnya bebas dari politik praktis,” tegasnya dalam orasi.

- Advertisement -

Sementara mahasiswa lainnya dalam orasi mengecam dan mencari Victor Laiskodat. Menurutnya, Victor merupakan Kader Nasdem yang menciderai demokrasi yang terbangun di Indonesia dengan pernyataan rasisnya.

“Usut tuntas kasus Victor dan segera adili dia. Tolak kehadirannya di sini. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap mahasiswa. Kami tetap berkomitmen menolak politik praktis yang ada di kampus,” tegasnya.

Namun yang hadir dalam acara tersebut adalah Ketua Fraksi Partai Nasdem, Zulfan Lindan. Sementara Victor tidak hadir dalam kegiatan Nasdem Goes to Campus tersebut.

Dekan Fakultas Hukum Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni yang datang menemui mahasiswa, menyebutkan ini merupakan miskomunikasi antara pihak kampus dan mahasiswa. Ia membantah acara tersebut merupakan kegiatan Parpol, melainkan acara sosialisasi UU Ormas yang dilaksanakan di banyak kampus di Indonesia.

“Perlu dibedakan antara fraksi dengan partai. Yang hadir saat ini adalah DPR yang mempunyai kewenangan membuat undang-undang untuk sosialisasikan UU Ormas,” jelasnya. (sat)

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Paling Populer

Antisipasi Ada ‘Nyongkolan’ saat MotoGP, Pemerintah Bangun Bypass

HarianNusa.com - Pemerintah Indonesia tampaknya mempersiapkan dengan matang pergelaran MotoGP 2021 yang digelar di Sirkuit...

Diduga Terlibat Edarkan Narkoba, Oknum Polisi di Lombok Dituntut 13 Tahun

HarianNusa.com - Seorang oknum polisi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dituntut 13 tahun penjara oleh...

Pembebasan Lahan akan Dilakukan Jelang MotoGP di Lombok

HarianNusa.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan Rp1,2 triliun...

Berita Terbaru

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Komentar