Suasana rapat internal antara Parfi NTB dan Iwapi Lombok Barat membahas rencana pemilihan Puteri Indonesia wilayah NTB. (istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Persatuan Artis Film Indonesia (ParFi) Provinsi NTB akan menggelar pemilihan Puteri Indonesia NTB pada tgl 12 hingga 14 februari 2014 di Aruna Hotel Senggigi Lombok Barat.

Ketua Parfi NTB, Lalu Winengan kepada Media, Jumat (12/1) menegaskan gelaran pemilihan Putri Indonesia ini sebagai upaya Parfi NTB untuk mencari figure perempuan potensial yang memiliki talenta dan pengetahuan yang luas sebagai yang dipersyaratkan oleh panitia pemilihan Puteri Indonesia Pusat.

“ParFi NTB akan mendorong dan mendukung pemenang Puteri Indonesia NTB untuk maju ke ajang tingkat nasional,” katanya .

Lebih jauh Lalu Winengan mengatakan bahwa selama ini di NTB sering digelar kontes atau lomba seperti Puteri Mandalika, Pemilihan Terune Dedare dan lainnya tapi tidak jelas jenjang lanjutannya setelah mengikuti even tersebut. “Harusnya ada upaya yang berkesinambungan dan terencana dengan baik memanfaatkan setiap prestasi yang ada tersebut,” sambungnya.

Selanjutnya Ketua Parfi NTB juga mengkritik keberadaan pihak pihak yang selama ini tidak maksimal melakukan pembinaan dan memfasilitasi even even seperti pemilihan Puteri Indonesia yang bisa dipakai sarana untuk mempromosikan dan mengangkat citra NTB, khususnya dibidang pariwisata.

iklan

“Melalui ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB ini, pihak ParFi NTB akan melakukan pengawalan dan memfasilitasi pemenangnya untuk tampil di ajang pemilihan Puteri Indonesia Nasional,” ujarnya.

Winengan mengakui ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB sudah sering dilakukan setiap tahun tapi di tingkat nasional Puteri Indonesia wakil NTB sulit bersaing. “Bisa jadi ini karena kurangnya atensi dan dukungan pihak terkait perhelatan tersebut,” tambahnya.

Guna mensukseskan ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB ini pihak ParFi NTB akan mengajak Princes NTB, Ibu Erika Zainul Majdi untuk terlibat dan menjadi salah satu dewan juri nantinya. Alasannya karena Erika Zainul Majdi memiliki komitmen dan pemihakkan yang jelas terhadap ajang yang bisa meningkatkan SDM dan mengangkat citra NTB.

“Ibu Erika lewat berbagai kegiatan sosial ke masyarakat annya saat ini sudah menjadi ikon NTB sebagai perempuan NTB yang peduli dan inspiratif,” puji Winengan sambil menambahkan pihak ParFi NTB akan mengajak Anggota DPD RI dapil NTB, Hj Diyah Ganefi sebagai dewan juri .

Lebih jauh Datu Brenge, panggilan akrab Ketua ParFi NTB, menegaskan agar nanti pemenang Putri Indonesia NTB tidak menjadi polemik dan kontroversi, maka persyaratan tambahannya adalah setiap peserta yang tampil harus bisa bahasa daerah asal kelahirannya di NTB. “Ini penting agar pemenang Puteri Indonesia NTB benar-benar warga NTB yang memiliki prestasi yang mumpuni,” tegasnya .

Selain itu Winengan menambahkan, pihak ParFi NTB akan menggandeng IWAPI Cabang Lombok Barat pimpinan Ninik Green untuk terlibat dalam Pemilihan Puteri Indonesia NTB.

Senada dengan ParFi NTB, Ketua IWAPI Lombok Barat, Ninik Green mengatakan pihaknya siap diajak kerjasama mensukseskan ajang kontestasi pemilihan Puteri Indonesia di Aruna Hotel ini. “IWAPI Lombok Barat siap menjadi partner yang baik bagi ParFi NTB,” ujar Ninik Green.

Ninik juga menginformasikan untuk lomba Puteri Indonesia NTB setiap peserta akan dikenakan kontribusi 200 ribu dan setiap peserta nanti diwajibkan membawa baju adat masing-masing kabupaten yang menjadi ciri khasnya. “Setiap kabupaten kota minimal pesertanya tiga orang puteri dengan batasan usia 18 tahun sampai dengan 25 tahun dan belum menikah,” pungkasnya. (sat)

Komentar
iklan