fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juli 7, 2020
Update Covid-19 Indonesia
64,958
Total Kasus
Updated on 07/07/2020 2:54 am
Beranda Hukum & Kriminal Pura-Pura Main di Kos Teman, Pelaku Bawa Kabur Motor Korban

Pura-Pura Main di Kos Teman, Pelaku Bawa Kabur Motor Korban

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Tim Opsnal Polsek Mataram mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah kos-kosan di Gang Komodo V No. 12 Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Kejadian terjadi pada 18 Desember 2017 lalu.

Kapolsek Mataram, Kompol Tauhid di hadapan awak media, mengatakan kronologis kejadian bermula saat pelaku berinisial AS alias Made (23) asal Desa Ranjok Gunung Sari bermain di kos temannya. Kos teman pelaku dalam satu lokal dengan kos korban. Korban diketahui bernama Zahrani Utari (20) seorang pekerja swasta.

Pelaku kemudian diam-diam mengambil kunci motor di kamar kos korban. Dengan kunci motor tersebut ia kemudian membawa kabur motor jenis Honda Scoopy warna merah bernopol DR 3762 YA.

- Advertisement -

“Kronologis kejadiannya, pelaku mengambil sepeda motor dalam keadaan terkunci stang di kos-kosan. Sebelum mengambil motor, pelaku mengambil kunci sepeda motor di atas meja kamar korban,” ujar Kompol Tauhid di Mapolsek Mataram, Sabtu (13/1).

Korban yang merasa motor miliknya hilang melaporkan kasus tersebut. Polisi kemudian bergegas melakukan penyelidikan. Saat proses pencarian motor tersebut, korban kembali mendatangi polisi dan memberitahukan bahwa motor tersebut telah digadai di Lingkungan Karang Kelebut Cakranegara Selatan.

“Hasil penyelidikan, Opsnal mendapat informasi bahwa motor itu digadaikan di Lingkungan Karang Kelebut Cakranegra Selatan. Dia gadai Rp 2 juta tapi baru Rp 1 juta yang dibayar pada pelaku. Dijanjikan besok pagi baru tambah Rp 500 ribu,” ungkap mantan Kapolsek Ampenan ini.

Polisi kemudian mengamankan penerima gadai dan motor hasil curian tersebut pada 21 Desember 2017. Karena untuk menjadikan penerima gadai sebagai penadah kurang cukup bukti, maka polisi melakukan wajib lapor pada penerima gadai tersebut, dengan syarat ia juga bersedia untuk membantu polisi agar pelaku tertangkap.

“Besoknya, sekitar jam 14.00 Wita, pihak penerima gadai menginformasikan kita, bahwa yang bersangkutan datang meminta tambahan Rp 500 ribu, sehingga Tim Opsnal datang mengamankan orang tersebut,” ungkapnya.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Dia kemudian dibawa menuju Polsek Mataram. Pelaku yang memiliki dua orang anak ini kini mendekam di balik jeruji besi dan terancam dipidana. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia