HarianNusa.com, Lampung – Ratusan masyarakat Lampung terlihat antusias menanti kajian usai Sholat Jumat oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang yang kerap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut.

Masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di provinsi Lampung itu sengaja datang untuk mendengar tausyiah Gubernur NTB tersebut.

Di tengah antusiasme itu, TGB menyampaikan tausiyah yang bertajuk kajian setelah sholat Jum’at di Masjid Agung Al-Furqon Bandar Lampung Jumat, (23/03/2018).

Saat itu, TGB mengajak seluruh anak bangsa untuk mensyukuri nikmat keamanan yang ada di negara Kesatuan Republik Indonesia.

TGB menegaskan bahwa negara besar seperti Indonesia ini, merupakan negara yang dibangun di atas perbedaan agama, suku, budaya dan latar belakang pendidikan. Namun, di tengah keberagaman tersebut seluruh anak bangsa dapat hidup rukun tanpa mempertentangkan perbedaan tersebut.

Hal ini berbeda dengan apa yang terjadi di negara-negara luar saat ini yang tengah dilanda berbagai konflik. Sehingga tidak ada rasa aman, tidak ada rasa bahagia untuk menjalani kehidupan sehari-hari atau untuk beribadah kepada Allah SWT. Padahal negara-negara tersebut tidak memiliki suku, adat-istiadat dan budaya yang besar seperti Indonesia.

“Maka, mari kita syukuri nikmat keamanan yang Allah karuniakan pada negara kita, Indonesia,” ungkap TGB.

Hal kedua yang disampaikan Gubernur TGB saat itu adalah ajakan untuk menghadirkan Islam dengan wajah yang dapat membuat orang mencintai Islam itu. Tidak saling bermusuhan atau tidak saling mempertentangkan perbedaan. Justru yang dilakukan adalah membangun kebersamaan dan kesepahaman untuk membangun bangsa dan negara serta agama.

“Mari kita mencari titik titik kesamaan. Jadikan keberagaman itu sebagai kekayaan bangsa,” jelas TGB.

Ajakan ketiga disampaikan Gubernur Hafidz Al-Qur’an tersebut adalah menumbuhkan kasih sayang diantara sesama. Terutama dalam menjalankan dakwah-dakwah dengan mengedepankan kasih sayang dan kecintaan.

Sebelumnya, Ketua Umum Masjid Agung al-furqon, Bandar Lampung, Dr. KH. Bukhari Muslim LC Ma, merasa bangga dengan Gubernur NTB. Karena, di samping sebagai ulama, TGB merupakan seorang pemimpin daerah yang berhasil membangun NTB dalam waktu dua periode.

Selain itu, yang lebih membanggakan lagi menurutnya adalah gubernur TGB merupakan Hafidz Alquran 30 juz.

Usai kajian, TGB pun terjebak oleh ratusan masyarakat yang ingin bersalaman dan foto selfie. Ratusan masyarakat itu berdesak-desakan sambil memanggil nama Tuan Guru. Petugas keamanan masjid terlihat kewalahan menghalau masyarakat yang hadir. Namun, dengan sabar dan senyum, TGB melayani masyarakat tersebut. (f3)

Komentar