fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, September 18, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,185,144
Total Kasus
Updated on 18/09/2021 10:43 am
BerandaKota MataramKasat Lantas Polres Mataram Jelaskan Faktor Pemicu Lakalantas

Kasat Lantas Polres Mataram Jelaskan Faktor Pemicu Lakalantas

- Advertisement -
HarianNusa.com, Mataram – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Mataram seringkali terjadi dikarenakan faktor minimnya kesadaran masyarakat pengguna jalan dalam menaati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.
- Advertisement -

Kasat Lantas Polres Mataram, AKP Puri Arum Lestari mengatakan walaupun sosialisasi keselamatan berlalu lintas sering dilakukan Polres Mataram tetapi masih banyak pengguna jalan yang tidak mentaati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.

“Masih banyak pengemudi roda dua yang tidak memakai helm, menerobos lampu merah dan melawan arus, sedangkan kendaraan roda empat yang seharusnya kalau pelan mengambil jalur sebelah kiri tetapi masih saja mengambil jalur sebelah kanan,” ungkapnya kepada hariannusa.com di Kantornya, Selasa (24/4/2018).

Ia menyebutkan sejak awal Januari hingga 23 April 2018 Polres Mataram mencatat sebanyak 77 kasus kecelakaan lalu lintas. 18 orang diantaranya meninggal dunia dan 83 orang luka ringan.

- Advertisement -

“Lakalantas tersebut didominasi oleh kecelakaan antar roda dua, dan roda dua dengan roda empat. Tetapi korbannya didominasi oleh pengendara dan penumpang kendaraan roda dua,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat dan pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat untuk mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan.

“Untuk pengendara roda dua agar menggunakan kelengkapan kendaraan dan berkendara dengan menggunakan helm, begitu juga dengan pengemudi kendaraan roda empat agar senantiasa memakai safety belt. Karena banyak sekali terjadi kasus kecelakaan yang mengakibatkan luka fatal karena tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman saat mengendarai kendaraan roda empatnya,” pungkasnya. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -