Hasil seleksi masuk Unram: Nama seorang calon mahasiswa yang lulus Program Studi Pendidikan Kedokteran, belakangan justru berubah lulus pada Program Studi Kimia. (sat/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Belasan orang tua calon mahasiswa Universitas Mataram (Unram) berencana akan mendatangi Rektorat Unram untuk meminta klarifikasi pihak kampus terkait pengumuman hasil seleksi masuk Unram 2018.

Mereka menuntut klarifikasi pihak kampus, di mana saat pengumuman hasil seleksi mandiri Unram 2018 melalui situs resmi, calon mahasiswa diterima di Program Studi Pendidikan Kedokteran, namun belakangan pada situs tersebut justru nama anak mereka berubah diterima lulus di Program Studi Kimia.

Orang tua calon mahasiswa, Aba Du Wahid menyayangkan sikap Unram yang mengubah hasil seleksi masuk Unram tersebut. Dia mengatakan hal tersebut berdampak pada psikologi anak yang kecewa dengan perubahan program studi yang mereka pilih.

“Anak-anak sudah rusak mental mereka karena ini. Sudah banyak keluhan orang tua.  Anak saya kemarin diumumkan lulus di Kedokteran, hari ini berubah ke Kimia,” ujarnya.

Para orang tua calon mahasiswa telah membentuk sebuah group Whatsapp untuk menghimpun orang tua yang anaknya bernasip serupa. Saat ini sudah 13 orang tua mengaku anaknya kecewa lantaran berubahnya hasil seleksi tersebut.

Diketahui, terdapat dua pilihan program studi untuk masuk Unram. Pilihan pertama diisi sesuai pilihan utama calon mahasiswa, sementara pilihan kedua dapat diisi dengan program studi yang berbeda. Namun setelah dinyatakan lulus di program studi pilihan utama tersebut, pada situs justru berubah dan dinyatakan lulus di program studi pilihan ke dua.

Aba Du Wahid juga menjelaskan sebelumnya telah mendatangi Unram untuk meminta klarifikasi. Namun jawaban Unram selalu berubah-ubah.

“Tadi sempat minta klarifikasi sana-sini ke orang-orang Unram. Alasannya ada yang karena pindah lama,  ada juga dihack katanya. Alasan yang tidak konsisten,” ungkapnya.

Dia juga mengaku telah menelpon Wakil Rektor III Unram untuk meminta klarifikasi tersebut, namun WR III tak dapat berbuat banyak lantaran bukan bidangnya terkait penerimaan mahasiswa.

Kamis (26/07) besok, para orang tua calon mahasiswa kembali akan mendatangi pihak Rektorat Unram untuk meminta kejelasan terkait hasil seleksi tersebut. (sat)

Komentar