fbpx
23 C
Mataram
Rabu, Januari 26, 2022
Update Covid-19 Indonesia
4,294,183
Total Kasus
Updated on 25/01/2022 7:45 pm
BerandaHeadlinePKS NTB Kirim Relawan Ke Palu

PKS NTB Kirim Relawan Ke Palu

- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – PKS Nusa Tenggara Barat mengirimkan tim relawan ke Kota Palu – Sulawesi Tengah, untuk membantu korban musibah gempa bumi disertai tsunami yang melanda daerah itu 28 September 2018 lalu.

- Advertisement -

Tim beranggotakan 5 orang relawan ini diberangkatkan hari Minggu malam kemarin (14/10) dari kantor DPW PKS NTB di kawasan Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram.

Tim ini selanjutnya akan ditempatkan di posko utama PKS Sulawesi Tengah.

“Kami membawa dokter dan paramedis, serta stok obat-obatan untuk sepekan. Jadi fokus kami adalah memberikan bantuan berupa layanan kesehatan bagi warga Palu” ungkap ketua tim Dadan Andiyana.

- Advertisement -

“Kami bawa cukup banyak obat dan perlengkapan medis. Bagasi kami lebih dari 250kg, sampai-sampai kami harus bayar sekitar 5 juta rupiah untuk kelebihan bagasi” tambahnya.

Menurut Dadan, keberangkatan relawan PKS ke Palu adalah bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Kita (Lombok) memang belum pulih sepenuhnya. Tapi yang menimpa saudara kita di Palu, Donggala dan Sigi jauh lebih parah, dan saat ini mereka juga butuh bantuan. Ini adalah bentuk solidaritas kita sesama manusia” jelasnya.

“Kondisi kita yang masih kekurangan atau membutuhkan, jangan sampai menghilangkan kepekaan sosial kita. Walaupun kita juga sedang susah, kita tidak boleh egois atau memikirkan diri sendiri saja” imbuhnya.

Pria berkulit sawo matang ini juga mengatakan, dirinya terharu dan tersemangati oleh sikap korban gempa Lombok Utara.

“Warga korban gempa di Lombok Utara masih banyak yang belum punya rumah lagi, tapi banyak dari mereka yang infak, menyumbangkan sebagian rezekinya untuk warga Palu. Mereka jualan hasil bumi dan sebagian hasilnya disumbangkan” tambah Dadan.

Musibah gempa bumi yang terjadi di Palu berkekuatan lebih besar dari yang melanda Lombok beberapa waktu lalu. Tak heran, dampak kerusakan yang ditimbulkan juga lebih dahsyat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data korban jiwa yang sudah ditemukan lebih dari 2.073 orang.

- Advertisement -
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -