HarianNusa.com – Barisan Kiyai Makruf NTB telah terbentuk yang diketuai Lalu Winengan, dengan Sekretaris Irfan dan anggota dari unsur NU, Parta Politik dan sejumlah elemen masyarakat.

Barisan Kiyai Makruf NTB ini, kata Winengan, bertujuan untuk melindungi ulama dari serangan fitnah, hinaan dan berita hoax yang saat ini cenderung terjadi.

Bagi Winengan, hhususnya Ulama Kiyai Makruf merupakan simbol MUI dimana sampai saat ini masih menjabat sebagai ketua.

“Karena beliau (Kiyai Makruf,red) adalah simbol MUI maka kami wajib melakukan klarifikasi dan pembelaan,” katanya.

KH. Makruf Amin dijadwalkan akan mengunjungi Lombok pada tanggal 26-27 Oktober 2018. Rencana kedatangan Ketua MUI Pusat tersebut dalam rangka silaturahmi dengan dua organisasi besar di NTB.

“Kedatangan beliau (KH. Makruf Amin,red) akan bersilaturahmi dengan keluarga besar Nahdlatul Wathan (NW) yang ada di Anjani, Pancor Narmada, dan bersilaturahmi dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) NTB,” ungkap H. Lalu Winengan dalam acara deklarasi Barisan Kiyai Makruf di Mataram, Selasa, (16/10/2018).

Lebih lanjut, Sekretaris NU NTB tersebut memaparkan, selain bersilaturahim, Kiyai Makruf juga akan menyerahkan bantuan barisan Kiyai Makruf kepada anak yatim.

“Kalau kita ingat dan menyantuni anak yatim, InsyaAllah akan berkah, negeri kita akan aman dan dilindungi oleh Allah,” pungkasnya. (f3)

Komentar