Gubernur NTB Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

HarianNusa.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Sidang Paripurna dengan agenda pengambilan Sumpah/Janji Pergantian Antara Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi NTB sisa masa jabatan 2014-2019 bertempat di ruang rapat DPRD NTB, Rabu (17/10/2018).

Proses pergantian antara waktu anggota DPRD NTB yang dilaksanakan pada hari ini telah sesuai dengan pasal 239 ayat 1 UU no 42 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, dan DPRD yang menyatakan bahwa anggota DPRD berhenti karena meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan.

Suasana sidang paripurna DPRD NTB. (Fitri)
Suasana sidang paripurna DPRD NTB. (Fitri)

Pengangkatan dan Pergantian Antar Waktu ketiga orang anggota DPRD Provinsi NTB atas nama H. Ismail menggantikan Baejuri Bolkiah, SH., L. Hilman Afriandi menggantikan Burhanuddin, S.Sos dan H. Ahmad Kudsi, SH Suharto, ST., MM.

“Yang bersangkutan diresmikan pemberhentiannya dengan hormat sebagai anggota DPRD NTB masa jabatan 2014- 2019 oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Cahyo Kumolo tanggal 8 September 2018 karena yang bersangkutan kembali mencalonkan diri melalui partai yang berbeda pada pemilihan legislatif 2019 yang akan datang,” terang Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiiq Isvie Rupaeda dalam sambutannya saat memimpin Sidang.

Lebih lanjut, Isvie mengatakan, DPRD Provinsi NTB sebagai bagian dari penyelenggara pemerintah daerah memiliki beban dan tanggung jawab mengembangkan kehidupan demokrasi, menjamin keterwakilan rakyat, meningkatkan kualitas dan produktivitas kinerja serta mengembangkan hubungan dan mekanisme yang baik antara lembaga perwakilan rakyat daerah dengan pemerintah daerah demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat Nusa tenggara barat.

Di sisi lain, lanjutnya, pelaksanaan tugas pemerintah daerah menuntut adanya peran dewan perwakilan rakyat yang mampu melaksanakan fungsinya baik sebagai fungsi pembentukan perda, fungsi anggaran dalam proses perluasan kebijakan publik, fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah serta wewenang lain yang diatur dalam perundang-undangan lain.

Untuk mengaplikasi tiga fingsi tersebut, kata Isvie, dituntun untuk memiliki kemampuan, kepekaan, dan profesionalitas dalam merumuskan program kerja yang sekaligus mendorong terlaksananya program pembangunan daerah baik dengan merumuskan berbagai kebijakan maupun dengan dalam melaksanakan fungsi kontrol terhadap pemerintah dan pembangunan daerah.

“Di era demokrasi sekarang ini kita dituntut adanya kemampuan, kepekaan dan profesionalitas dalam arti pelayanan karena kita adalah pelayan rakyat bukan dilayani rakyat. Komitmen dan impian besar itulah yang sangat diharapkan untuk membangun daerah ini sehingga mampu mensejahterakan rakyat Nusa Tenggara Barat yang sangat kita cintai bersama ini,” ujarnya.

Untuk itu ia mengimbau semua agar senantiasa berusaha dan berupaya maksimal mungkin untuk meningkatkan kinerja daya juang, sebab tantangan yang dihadapi semakin berat, variatif dan kompleks. Itu semua memerlukan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama serta persatuan dan kesatuan diantara sesama dewan.

“Karena kita merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Kita dituntut untuk bisa bekerja dan menghasilkan karya-karya bukan hanya janji-janji pada saat pemilu,” tandasnya.

Atas nama pimpinan dan anggota dewan, Isvie mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja sebagai wakil rakyat kepada tiga orang anggota DPRD Provinsi NTB yang baru dilantik tersebut.

“Dan segeralah saudara-saudara dapat menyesuaikan diri baik di fraksi maupun komisi sehingga dapat terjalin kerjasama yang baik dengan harapan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya.

Isvie juga meminta apabila diantara tiga anggota dewan yang dilantik itu ada yang masih bekerja di lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk segera meninggalkan kegiatan tersebut demi keharmonisan antar sesama anggota dewan.

“Jika diantara saudara -saudara bertiga pernah melaksanakan sebuah kegiatan atas nama swadaya masyarakat maka begitu menjadi anggota DPRD tinggalkanlah kegiatan itu dan kembali menjadi wakil rakyat karena ini penting saya sampaikan agar keharmonisan lembaga ini menjadi baik, jangan sampai karena kehadiran saudara- saudara bertiga diantara kita semua karena saudara saudara bertiga ada pernah menjalin atau bekerja di lembaga swadaya masyarakat sehingga gaya stile itu dibawa ke lembaga maka akan terjadi disharmoni jika itu dilaksanakan,” pintanya.

Oleh karena itu, menurutnya tiga orang anggota dewan yang baru dilantik tersebut perlu membekali diri dan mempelajari tata tertib DPRD untuk pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan serta mempelajari berbagai perundang-undangan yang lain terkait dengan penempatan mereka dalam Komisi-komisi DPRD Provinsi NTB.

“Kita ini wakil rakyat berbeda jika kita duduk di luar wakil rakyat. Tunjukan aktivitas saudara dengan sebaik-baiknya, berperan aktif di berbagai sidang-sidang dewan, dalam rapat komisi, rapat pansus, rapat badan-badan, maupun rapat paripurna dewan. Apalagi sekarang kita sudah dan insyaallah evaluasi tata tertib dewan akan segera kita terima. Sehingga dengan demikian tata tertib rapat baru akan dilaksanakan setelah diterima menteri dalam negeri,” ujarnya.

Khusus kepada tiga orang anggota dewan yang diganti, yakni Baijuri Bolkiah, H. Burhanuddin dan H. Suharto, atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRD NTB Isvie mengucapkan terimakasih tak terhingga atas kerjasama dan sumbangsih ketiganya selama di DPRD NTB.

Sebelumnya, proses pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan, Sekretaris Dewan DPRD Provinsi NTB, Mahdi membacakan SK Keputusan Mendagri tentang pengangkatan dan pemberhentian Pergantian Antar Waktu sisa masa jabatan 2014-2019 anggota DPRD Provinsi NTB.

Sidang Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, Wakil Ketua , H. Abdul Hadi dan TGH. Mahali Fikri, dihadiri Fraksi-fraksi dan Komisi- komisi, sejumlah OPD Lingkup Pemprov NTB, unsur TNI/Polri dan tamu undangan lainnya. (f3)

Komentar