fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 4:01 pm
BerandaEkonomiFraksi PKS Usulkan Nilai Tukar Petani Masuk Indikator Pembangunan

Fraksi PKS Usulkan Nilai Tukar Petani Masuk Indikator Pembangunan

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com – Dalam pembahasan APBD 2019 sekaligus penyusunan draf RPJMD 2018-2023 Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS) mengusulkan agar NIlai Tukar Petani masuk ke dalam indikator pembangunan.

“Sederhananya, program kerja gubernur baru dikatakan sukses dan berhasil kalau di dalamnya menjamin kemakmuran petani mulai dari musim tanam hingga panen raya,” ungkap Ketua Fraksi PKS yang juga Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTB, Johan Rosihan.

Menurut pria kelahiran Sumbawa itu, jika Nilai Tukar Petani masuk dalam indikator ekonomi dan pembangunan, maka mau tidak mau, hal tersebut akan memaksa pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib para petani, menjamin ketersediaan kebutuhan pertanian dan sebagainya.

- Advertisement -

Sementara, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah saat membacakan jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RPJMD 2018-2023 pada rapat Paripurna DPRD NTB, Selasa (12/11) menyampaikan terkait dengan pembangunan pertanian, pada prinsipnya eksekutif akan mempertimbangkan usulan tersebut.

“Tetapi perlu diketahui bersama bahwa pembangunan pertanian sudah dilakukan dengan upaya maksimal dengan mempertimbangkan semua faktor produksi dan sumber daya alam pertanian,” katanya.

Lanjut wagub, dalam pembangunan pertanian inovasi teknologi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian. Untuk itu adopsi teknologi pertanian terbaru oleh petani akan terus diupayakan oleh pemerintah selama lima tahun ke depan.

“Disamping itu pemerintah terus mendorong regenerasi petani dalam upaya keberlanjutan produksi pertanian di masa yang akan datang,” kata wagub. (f3)

(f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -