HarianNusa.com – Banjir bandang menerjang beberapa kecamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa malam lalu.

Kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Kulawi, Kecamatan Gumbasa dan Kecamatan Lindu.

Dari sekian desa terdampak, Desa Wolu di Kecamatan Lindu masih terisolir akibat akses jalan menuju desa tersebut terputus. Kendaraan belum dapat melintas memasuki desa tersebut lantaran akses jalan yang putus dan juga rawan longsor.

Komando Management Posko (KMP) Aksi Cepat Tanggap (ACT), Fathul Azim, mengatakan akses bantuan untuk masuk ke sana sangat sulit.

“Desa itu terisolir karena akses jalan menuju sana putus. Namun kita berupaya mencari jalan alternatif untuk membawa logistik di sana,” ujarnya, Kamis, 13 Desember 2018.

Saat ini para relawan fokus mendirikan dapur umum. Sebanyak 21 dapur umum telah didirikan di Kecamatan Gumbasa dan Kecamatan Lindu.

“Melalui dapur umum kita akan mendiskusikan bantuan logistik untuk warga,” jelasnya.

Untuk diketahui, di Kecamatan Lindu sendiri sekitar seribu kepala keluarga terdampak banjir. Sementara di Kecamatan Gumbasa, sebanyak 11 desa terdampak, dengan jumlah kepala keluarga sekitar 16 ribu. (sat)

Komentar