fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Mei 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
21,745
Total Kasus
Updated on 23/05/2020 11:09 am
Beranda Gaya Hidup Kesehatan Pemerintah Kediri Gandeng BNN Gelar Jalan Sehat dan Sosialisasi Anti Narkoba

Pemerintah Kediri Gandeng BNN Gelar Jalan Sehat dan Sosialisasi Anti Narkoba

HarianNusa.com – Pemerintah Desa Kediri Selatan bersama Karang Taruna Al-Madani menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB,

mengadakan Jalan Sehat sekaligus sosialisasi pencegahan penyalahgunaan penggunaan narkoba, dengan tema ‘Jauhi Narkoba’ dan diikuti ratusan warga Desa Kediri Selatan, Minggu (23/12).

Selama perjalanan dari Desa Bangket Dalem hingga Desa Kediri Selatan, para peserta dengan lantang berorasi mengajak semua masyarakat untuk menjauhi dan memusuhi narkoba.

“Semua pemuda-pemudi dan masyarakat jauhi dan musuhi narkoba!. Sayangi badan kita karena narkoba adalah kesenangan sesaat!,” ujar Bang Yunus memimpin orasi diikuti para peserta jalan sehat.

Selain Jalan Sehat masyarakat juga mendapat pemahaman tentang bahaya narkoba dari BNN NTB.

“Desa Kediri Selatan adalah desa yang pertama mendeklarasikan desa anti narkoba,” ujar Irpan selaku perwakilan BNN.

Sementara itu Kepala Desa Kediri Selatan terpilih, Edi Erwinsyah memberikan apresiasi tinggi atas semangat warganya memerangi narkoba. Edi berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal narkoba, sehingga sadar akan bahaya barang terlarang tersebut.

“Semua remaja harus menjadi garda terdepan dalam berperang melawan narkoba dan identitas mayarakat kita sebagai kota santri terlihat,” kata bang Edi sapaan akrab kepala desa Kediri itu.

Beri, salah satu warga mengaku senang dengan kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar.

“Semoga acara ini selalu diadakan paling tidak dua kali setahunlah. Kalau bisa doorprizenya ditambah juga,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan deklarasi ‘Desa Siaga Narkoba’, pembagian door prize dan sembako untuk para peserta. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

SKB Tentang Salat Idul Fitri DICABUT ! Gubernur NTB Serukan Salat Idul Fitri di Rumah dan Mall Ditutup

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas Corona.“Kami mengimbau masyarakat...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...