fbpx
23.7 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Ritel Wakaf Penuhi Kebutuhan Santri Ponpes Al-Aziziyah

- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Barat – Ikhtiar untuk membangkitkan Lombok terus digencarkan oleh Global Wakaf. Berbagai program pemulihan dilakukan, salah satunya pembangunan Ritel Wakaf. Sebagai bentuk keseriusan, Global  Wakaf sudah mendirikan dua Ritel Wakaf di  Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Haromain dan Ponpes Hamzanwadi Pancor Lombok. Senin (31/12), Global Wakaf kembali meresmikan Ritel Wakaf ketiga yang berlokasi di Ponpes Al Aziziyah, Gunungsari, Lombok Barat.

Dimulai dengan prosesi pemotongan pita serta dihadiri oleh Tuan Guru dan tokoh masyarakat, Ritel Wakaf mulai beroperasi di Ponpes yang sudah berdiri sejak tahun 1986 ini. Hj. Zakiyah Mustofa selaku pimpinan Ponpes putri Al Aziziyah menyambut baik hadirnya Ritel Wakaf ini. Menurutnya, dengan Ritel Wakaf, santri dan masyarakat sekitar tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih sebesar-besarnya ke Global Wakaf, karena sekarang bisa belanja nggak jauh-jauh lagi. Selain itu, belanja di sini juga ada nilai plusnya yaitu belanja sambil berwakaf. Harapannya ke depan semua barang  kebutuhan santri bisa dpenuhi sehingga santri tidak perlu keluar jauh-jauh untuk belanja. cukup belanja di sini saja,” ujar Hj. Zakiyah.

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ritel Wakaf ini juga diharapkan dapat membantu Ponpes membangun kembali bangunan pesantren yang hancur. Sebelumnya, Ponpes Al Aziziyah sendiri menjadi salah satu pesantren yang mengalami kerusakan yang parah akibat gempa. Ini terlihat dari banyaknya bangunan yang rusak parah ketika memasuki pesantren tersebut.

- Advertisement -

“Ini baru pertama kali adanya program pemberdayaan pesantren seperti ini, sebelumnya tidak ada,” ucap Hj. Zakiyah.


Kehadiran dari Ritel Wakaf sendiri salah satunya ditujukan untuk kembali membangun perekonomian lokasi-lokasi yang terimbas bencana, seperti Lombok. Dana pendiriannya bersumber dari dana wakaf. Adapun keuntungannya sebagian besar untuk mitra pengelola Ritel Wakaf dan sebagian lainnya akan digunakan untuk pembangunan Ritel Wakaf di tempat lainnya. Keuntungan itulah yang dapat digunakan oleh Ponpes untuk kembali membangun sekolah yang hancur dan kegiatan lainnya. Tidak hanya itu, hadirnya Ritel Wakaf ini juga membuka lapangan pekerjaan baru.

 

Santri Ponpes Al-Aziziyah Gunung Sari Lombok Barat terbantu dengan adanya ritel wakaf di lingkungan pondok mereka (foto Global Wakaf - ACT)
Santri Ponpes Al-Aziziyah Gunung Sari Lombok Barat terbantu dengan adanya ritel wakaf di lingkungan pondok mereka (foto Global Wakaf – ACT)

Sri Yuliani selaku Kepala Cabang PT Hydro Perdana Retalindo Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan perusahaan wakaf menjelaskan, diperlukan waktu untuk membangun kembali Lombok pasca gempa. Dan usaha tersebut dapat direalisasikan dengan adanya Ritel Wakaf. “Sebelumnya kita ada program  Warung Wakaf. Pengelolaannya sama yaitu dengan menggunakan sistem terkomputerisasi. Namun, Ritel Wakaf ini ukurannya lebih besar dibandingkan Warung Wakaf,” ungkapnya.

 

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, Ritel Wakaf dilengkapi dengan pendingin ruangan dan CCTV untuk menjaga keamanan. Ritel Wakaf tidak menjual rokok dan makanan non-halal maupun alkohol lainnya. Tidak hanya itu, melalui Ritel Wakaf, masyarakat diajak untuk berbelanja sekaligus berwakaf sehingga adanya Ritel Wakaf dapat menjadi instrument edukasi wakaf kepada masyarakat.

Juani Pratama dari Tim Global Wakaf menuturkan, harapan ke depannya, Ritel Wakaf ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan santri dan perangkat pesantren lainnya, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berwakaf sehingga lokasi-lokasi Ritel Wakaf terus bertambah. “Semoga melalui program ini, pemulihan ekonomi umat khususnya Lombok dapat diwujudkan,” pungkasnya.

Baca Juga:
Global Wakaf Rangkai Kemanfaatan, Segerakan Kebaikan
Global Qurban Ajak Masyarakat Berkuban untuk Bangsa dan Dunia
ACT dan Hydro Resmikan Minimarket Sodaqo untuk Zohri

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Paling Populer

Antisipasi Ada ‘Nyongkolan’ saat MotoGP, Pemerintah Bangun Bypass

HarianNusa.com - Pemerintah Indonesia tampaknya mempersiapkan dengan matang pergelaran MotoGP 2021 yang digelar di Sirkuit...

Diduga Terlibat Edarkan Narkoba, Oknum Polisi di Lombok Dituntut 13 Tahun

HarianNusa.com - Seorang oknum polisi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dituntut 13 tahun penjara oleh...

Pembebasan Lahan akan Dilakukan Jelang MotoGP di Lombok

HarianNusa.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan Rp1,2 triliun...

Berita Terbaru

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Komentar