fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Mei 26, 2020
Update Covid-19 Indonesia
22,750
Total Kasus
Updated on 26/05/2020 3:32 am
Beranda Lombok Barat Warga Minta Jembatan Penghubung Dusun Cemare Segera Diperbaiki

Warga Minta Jembatan Penghubung Dusun Cemare Segera Diperbaiki

HarianNusa.com – Pasca dibangun tahun 2004 silam, satu-satunya jembatan penghubung ke dusun yang terpisah laut di Dusun Cemare Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid bersama Kepala Dinas PUPR I Made Arthadana dan Camat Lembar Hasanuddin, Rabu (23/1/19) memenuhi undangan masyarakat untuk melihat langsung kondisi jembatan yang kayu tersebut.

Saat ini konstruksi struktur kayu dan baja sudah mulai lapuk dan berkarat. Bahkan papan-papan baloknya sudah banyak yang patah dan rusak. Akibatnya, jembatan yang memiliki dua jalur untuk mobil, motor, dan pejalan kaki itu pun berlubang sana sini. Warga hanya mampu berinisiatif melakukan tambal sulam dengan kayu balok seadanya atau menutup rongga lubang dengan plat besi yang juga sudah berkarat.

“Kondisinya sudah sangat membahayakan. Padahal intensitas warga yang lewat jembatan ini cukup tinggi,” keluh Sahab, seorang warga yang aktif di Kelompok Sadar Wisata Cemare Tebel itu.

Disamping karena ada warganya yang memiliki kendaraan roda empat, jembatan itu pun menjadi satu-satu akses bagi masyarakat luar (daratan, red) untuk mengunjungi kawasan Cemare yang memiliki pantai dan menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok Barat.

“Pantai kita ini Pantai terbuka. Jadi potensial dikunjungi oleh semua orang. Bahkan di sini sudah ada dua penginapan yang sudah beroperasi,” kata Sahab.

Sahab mengaku pantai Cemare itu sangat ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

“Bisa ratusan mobil yang lewat di Jembatan ini,” terang Sahab.

Masyarakat yang menemui Bupati memohon kepada Pemerintah Daerah agar bisa memperbaiki jembatan tersebut.

“Tolong kami dibangunkan permanen, beton, dan bisa diperlebar. Biar Dump Truck juga bisa masuk karena harga material bangunan menjadi bertambah untuk biaya langsir,” pinta Sekretaris Desa Lembar Selatan, Asrok.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid sangat mengapresiasi aspirasi warganya. Fauzan berjanji untuk jangka pendek, pihaknya akan memperbaiki kerusakan jembatan tersebut.

“Sedangkan untuk perbaikan atau pembangunan yang lebih permanen, akan dikaji dulu terkait dengan penataan kawasan juga. Pantai ini kan destinasi wisata kita,” ujar Fauzan.

Kedepan, menurut Fauzan, Dinas PUPR akan rembug dengan masyarakat untuk desain penataannya agar lebih menunjang dalam pengembangan pariwisata.

Untuk diketahui, kawasan Pantai Cemare ini memiliki potensi besar untuk wisata bahari. Disamping pantai yang dekat dengan teluk Lembar, kawasan ini pun bisa mengembangkan eco wisata mangrove.

“Kita berharap potensi wisata bisa berkembang, karena potensinya sudah ada. Eco wisata itu riil, bukan mimpi lagi,” pungkas Sahab.

Saat ini, kawasan wisata mangrove yang luasnya sampai belasan hektar ini tidak hanya menjadi lahan proyek pengembangan ekonomi bagi warga pesisir di Lombok Barat, namun juga menjadi wisata edukatif. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

SKB Tentang Salat Idul Fitri DICABUT ! Gubernur NTB Serukan Salat Idul Fitri di Rumah dan Mall Ditutup

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas Corona.“Kami mengimbau masyarakat...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...