fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juli 7, 2020
Update Covid-19 Indonesia
64,958
Total Kasus
Updated on 07/07/2020 12:53 am
Beranda Lombok Utara Wagub Rohmi: Desa Harus Lebih Mandiri

Wagub Rohmi: Desa Harus Lebih Mandiri

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

Harian Nusa.com – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri penandatanganan kontrak kerja tenaga pendamping profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kabupaten Lombok Utara, Jumat (1/2/2019).

Mengawali sambutannya, Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu menegaskan agar kedepannya desa lebih Mandiri.

”Desa harus dapat memanfaatkan segala potensi yang ada di desanya, sehingga kedepannya desa dapat mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah kabupaten dan provinsi,” tegas Hj. Rohmi memulai sambutannya.

- Advertisement -

Wakil Gubernur juga mengharapkan kepala desa dan jajarannya agar selalu konsisten dalam rangka mengurangi angka kemiskinan yang ada di KLU.

“Angka kemiskinan di Lombok Utara terus menurun apabila seluruh perangkat-perangkat desa tetap konsisten, maka kedepannya Lombok Utara dapat bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya,” Lanjut Wagub.

Wagub juga mengapresiasi kinerja para kepala desa yang ada di Lombok Utara serta harapannya kedepan.

“Peran kepala desa ini sangat penting, saya lihat para kepala desa di KLU ini sangat luar biasa, baik dalam percepatan pembangunan dan program lainnya, saya berharap desa dapat mengelola BumDes secara maksimal dan harus pandai dalam berinovasi demi kemajuan desa,” pungkas Wagub.

Pada kesempatan yang sama Kadis DPMPD provinsi NTB Dr. H. Azhari berharap para pendamping desa di Lombok Utara dapat bekerja secara maksimal dalam membangun desa.

”Saya berharap ke 22 pendamping desa ini adalah orang-orang yang memang ahli dan profesional, supaya dapat bekerja secara maksimal untuk mendampingi para kepala desa dalam membangun desa,” harap Azhari.

Senada dengan Kadis DPMPD, Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin SH. MH juga mengharapkan para pendamping desa untuk dapat menjadi fasilitator dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

”Mudah-mudahan para pendamping ini tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga menjadi fasilitator, dan tetap bersemangat dalam menjalankan tugas-tugasnya kedepan,” tutup mantan Wartawan itu.

Penandatanganan kontrak dilakukan secara simbolis oleh 4 orang perwakilan antara lain perwakilan tenaga ahli, pendamping desa pemberdayaan, pendamping desa teknik infrastruktur, dan pendamping lokal desa. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia