fbpx
Beranda NTB NTB dan DKI Jajaki Kerjasama Bidang Perdagangan Antar Daerah

NTB dan DKI Jajaki Kerjasama Bidang Perdagangan Antar Daerah

HarianNusa.Com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB kedatangan tamu istimewa dari TPID Provinsi DKI Jakarta dan BUMDnya, Kamis (4/6/19) malam. Kehadiran TPID Jakarta beserta rombongan dalam rangka Rapat Koordinasi TPID dan sekaligus penjajakan kerjasama perdagangan dengan Provinsi NTB.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah S.E., M.Sc., yang juga Ketua TPID Provinsi NTB bersama Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Achris Sarwani dan sejumlah OPD menyambut hangat kedatangan rombongan TPID Provinsi DKI Jakarta itu.

Rombongan terdiri dari Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta selaku Wakil Ketua TPID, Hamid Ponco Wibowo, Komisaris PD Dharma Jaya Salman Diandra Anwar, Direktur Utama PD Dharma Jaya Johan Romadhon, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo, Biro Perekonomian Setda Prov. DKI Jakarta Azwar Anas, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Proinsi DKI Mujiati.

Ketiga BUMD DKI Jakarta tersebut memiliki fokus usaha yang berbeda-beda. PD Dharma memiliki produk daging sapi dan olahannya, pakan ternak, dan pupuk organik. PD Pasar Jaya memiliki total 152 pasar dan mengelola 148 dari total pasar yang dimiliki di DKI Jakarta. Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya mengelola Pasar Induk Beras Cipinang dan beberapa usaha seperti jasa pergudangan, jasa pertokoan, jasa angkutan, dan lain sebagainya.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada BI atas inisiatif dan inovasi atas kegiatan yang dapat menjadi jembatan kerjasama antar BUMD Provinsi NTB dan Provinsi DKI Jakarta.

“Terima kasih atas inisiatif dan inovasi dari Bank Indonesia atas kegiatan yang dapat menjadi jembatan bagi BUMD NTB dan BUMD DKI Jakarta untuk bekerjasama antar BUMD dan juga antara Provinsi NTB dan Provinsi DKI Jakarta,” ungkap Gubernur NTB Yanga akrab disapa Doktor Zul.

Kepala Perwakilan BI NTB, Achris Sarwani juga mengucapkan selamat datang kepada para delegasi dari TPID Provinsi DKI Jakarta sekaligus menyampaikan harapannya semoga penjajakan kerjasama ini tidak hanya membawa manfaat untuk kestabilan harga namun juga dapat mendorong perkembangan ekonomi di kedua provinsi.

“Provinsi NTB tentunya akan mendapat manfaat lebih karena akan membuka pasar baru yang besar. Sebagaimana diketahui bersama, bahwa Provinsi DKI merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki daya beli yang kuat dan jumlah penduduk yang besar,” kata Achris.

Sementara, Hamid Ponco Wibowo mengungkapkan bahwa Provinsi DKI bukan merupakan daerah penghasil komoditas pangan, sehingga memerlukan daerah produsen dari provinsi lain.

“Peran TPID DKI Jakarta dan BUMD menjadi vital sebagai jembatan antara daerah penghasil komoditas pangan dan pasar sekaligus konsumen. Selain itu, bobot inflasi DKI Jakarta yang cukup besar sekitar 20-an% sehingga sangat berpengaruh terhadap inflasi nasional,” terang Wakil Ketua TPID Provinsi DKI Jakarta itu. (f3)

Ket. Foto:
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah didampingi KPw BI Provinsi NTB, Achris Sarwani berjabat tangan dengan Wakil Ketua TPID Provinsi DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo. (istimewa)

Komentar