fbpx
23 C
Mataram
Selasa, September 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
282,724
Total Kasus
Updated on 29/09/2020 10:57 am
Beranda Hukum & Kriminal Tim Gabungan BNN RI Membongkar Pabrik Pembuatan Narkotika Jenis PCC

Tim Gabungan BNN RI Membongkar Pabrik Pembuatan Narkotika Jenis PCC

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.Com – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Tim dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang dipimpin Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Drs. Arman Depari, berhasil mengungkap tempat produksi dan pusat peredaran jutaan butir narkotika jenis PCC yang berkedok sebuah pabrik pembuatan sumpit di wilayah Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Selain di Tasikmalaya, Tim gabungan BNN RI dan Bareskrim Polri juga melakukan pengungkapan di sejumlah TKP berbeda, antara lain di Gubug Mang Engking, Desa Kretek Gombong, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah dan TKP lainnya di Jalan Patimura 4, Kelurahan Kroya, Kota Cilacap, Jawa Tengah.

Narkotika tersebut akan dikirim dan disimpan di dalam gudang yang berlokasi di Banyumas Jawa Tengah dan rencananya pil PCC tersebut akan diedarkan ke beberapa daerah di Indonesia yaitu di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Kalimantan.

- Advertisement -

Dari hasil pengungkapan kasus ini, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti peralatan laboratorium, mesin cetak/pill press, bahan baku siap cetak, bahan kimia cair dan padat dan lebih dari dua juta pil PCC siap edar.

Menurut penjelasan Karo Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M.Si bahwa Narkotika jenis PCC saat ini sangat diminati dan digunakan kalangan remaja karena harganya yang murah dan tidak dicurigai masyarakat karena bentuknya seperti obat biasa.

Di dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 7 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika disebutkan bahwa Carisoprodol termasuk golongan I narkotika.

Narkotika golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi.

Pil PCC merupakan obat yang memiliki kandungan Carisoprodol diketahui memiliki efek farmakologis sebagai relaksan otot yang tidak akan berlangsung lama, akan tetapi di dalam tubuh akan di9metabolisme menjadi zat aktif meprobamat yang akan memberikan efek sedative (menenangkan).

“Namun efek yang ditimbulkan dapat menyebabkan halusinasi dan penggunanya seperti Zombie, hilang ingatan, menyebabkan hal-hal yang di luar akal pikirannya hingga berakibat kematian,” ungkap jenderal berbintang satu ini dalam siaran pers yang disampaikan melalui grup WhatsApp, Kamis, (28/11/19).

BNN meminta semua pihak mulai dari orang tua, masyarakat dan aparat pemerintahan setempat untuk ikut aktif dan berpartisipasi dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Karena efeknya sangat berbahaya dan merusak generasi muda di Indonesia,” tutup Sulistyo Pudjo. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Road Show di KSB, TP PKK NTB Konsisten Memberi Semangat dan Membangun Sinergi

HarianNusa.com, Sumbawa Barat - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi Ketua TP. PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia